Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Optimistis Indonesia Mampu Capai Kemandirian Energi

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 14:20 WIB | Oleh:
Mentan Optimistis Indonesia Mampu Capai Kemandirian Energi Doc: Biro Humas Bapanas
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis Indonesia mampu mencapai swasembada energi. Menurutnyam kemandirian energi didukung pemanfaatan komoditas pertanian sebagai bioenergi.

Amran mengatakan pemerintah mendorong hilirisasi sektor pertanian untuk energi. Ia menyebutkan, komoditas pertanian dimanfaatkan sebagai bahan baku energi terbarukan.

"Ini biofuel, insyaallah B50 tahun ini kita terapkan dan stop impor solar," ucap dia di Jakarta, Senin (30/3). Amran mengatakan pemerintah juga mengembangkan bensin campuran etanol melalui program E20.

"Kemudian menuju etanol E20. 20 persen dari bensin itu campuran etanol," kata dia.

Mentan pun mengatakan bahwa bahan baku etanol berasal dari komoditas pertanian dalam negeri. "Sumber etanol itu tebu, jagung, ubi, dan tetes tebu," ucap dia.

Selain itu, Amran mengatakan peningkatan ekspor sawit juga berdampak pada sektor pertanian nasional. Menurutnya, ekspor crude palm oil (CPO) meningkat sekitar 6 juta ton.

"CPO kita naik 6 juta ton. Sekarang 32 juta ton ekspor CPO kita," kata dia.

Amran menilai, pemanfaatan komoditas pangan untuk energi memperkuat ketahanan nasional. "Ke depan kita mandiri pangan dan mandiri energi," ucap dia.

Sementara itu, ia mengatakan stok beras nasional saat ini dalam kondisi aman. Stok beras mencapai 4,3 juta ton dan diperkirakan meningkat bulan depan.

"Hari ini stok kita 4,3 juta ton. Bulan depan insyaallah 5 juta ton," kata dia.

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan sektor pertanian berperan penting dalam kemandirian energi. Menurut dia, pertanian tidak hanya mendukung swasembada pangan nasional.

"Pertanian ini bisa dikerjakan oleh siapa pun, apa pun latar belakangnya," ucap dia.

Sudaryono mengatakan, pertanian mulai diarahkan untuk mendukung pengembangan bioenergi nasional, termasuk implementasi biodiesel dan bioetanol.

Ia mengatakan, sektor pertanian akan menjadi penopang swasembada pangan dan energi nasional. Pertanian diharapkan berkontribusi besar terhadap kemandirian energi nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.