Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon Picu Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 21:00 WIB | Oleh:
Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon Picu Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB Doc: Euronews
Ket. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dijadwalkan menggelar sesi darurat pada Selasa atas permintaan Prancis menyusul tewasnya tiga pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Insiden ini memicu kekhawatiran serius terhadap keselamatan personel misi internasional di wilayah konflik.

JAKARTA - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dijadwalkan menggelar sesi darurat pada Selasa atas permintaan Prancis menyusul tewasnya tiga pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Insiden ini memicu kekhawatiran serius terhadap keselamatan personel misi internasional di wilayah konflik.

Misi UNIFIL melaporkan dua personelnya tewas akibat ledakan pada Senin, sementara satu lainnya meninggal pada Minggu malam setelah sebuah proyektil menghantam posisi mereka. Dua insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan perbatasan Lebanon-Israel.

Ledakan yang disebut "tidak diketahui asalnya" menghancurkan kendaraan milik pasukan penjaga perdamaian di dekat desa Bani Hayyan. Selain menewaskan dua personel, insiden tersebut juga menyebabkan dua lainnya mengalami luka-luka.

Pihak PBB menyatakan hingga kini belum dapat memastikan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Investigasi masih berlangsung untuk mengungkap sumber ledakan dan proyektil yang menewaskan para personel tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix mengonfirmasi bahwa ketiga korban tewas merupakan anggota kontingen asal Indonesia. Kabar ini menambah duka mendalam bagi Indonesia sebagai salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian dunia.

Kementerian Luar Negeri melalui Menteri Luar Negeri Sugiono mengecam keras serangan tersebut. Ia juga telah berkomunikasi langsung dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk meminta digelarnya pertemuan darurat serta investigasi menyeluruh.

"Keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditawar dan harus dijunjung tinggi setiap saat," tegas Sugiono.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Indonesia menyebutkan dua personel lainnya mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Pemerintah menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi pasukan yang bertugas di wilayah konflik.

"Kementerian Pertahanan menekankan bahwa keselamatan pasukan penjaga perdamaian harus menjadi prioritas utama," demikian pernyataan resmi yang disampaikan.

Di sisi lain, militer Israel Defense Forces menyatakan tengah meninjau laporan terkait insiden tersebut. Pihaknya belum memastikan apakah kematian pasukan penjaga perdamaian disebabkan oleh aktivitas kelompok Hizbullah atau akibat operasi militer Israel.

Konflik di Lebanon selatan semakin memanas setelah kelompok Hizbullah yang didukung Iran meluncurkan serangan roket ke Israel pada awal Maret. Serangan tersebut disebut sebagai respons atas terbunuhnya Ali Khamenei dalam operasi militer sebelumnya.

Sejak itu, Israel meningkatkan serangan ke sejumlah wilayah di Lebanon, termasuk Beirut, serta mengerahkan ribuan pasukan ke perbatasan. Pertempuran darat antara pasukan Israel dan Hizbullah dilaporkan terus berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Insiden ini menambah daftar panjang korban dalam misi UNIFIL sejak pertama kali dibentuk pada 1978. Tercatat, lebih dari 330 personel telah meninggal dunia selama bertugas, menjadikannya salah satu misi penjaga perdamaian dengan tingkat risiko tertinggi.

Dengan situasi yang semakin memburuk, rapat darurat Dewan Keamanan PBB diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret untuk meredakan konflik serta menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.