Lebaran Topat di NTB: Tradisi Unik Penutup Idul Fitri yang Penuh Kebersamaan
📅 Minggu, 29 Mar 2026, 11:10 WIB | Oleh: Yebdi TrismarKeempat, inovasi dalam penyelenggaraan perlu dilakukan tanpa menghilangkan esensi. Atraksi budaya, teknologi digital, hingga promosi kreatif dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan, tetapi tetap harus berpijak pada nilai-nilai lokal.
Lebaran Topat adalah cermin tentang bagaimana masyarakat NTB memaknai kebersamaan. Ia bukan hanya perayaan, tetapi juga pernyataan identitas. Ketika tradisi ini mampu dijaga dengan baik, ia tidak hanya akan menjadi daya tarik wisata, tetapi juga sumber kekuatan sosial yang berkelanjutan.
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah sederhana namun mendalam: Apakah Lebaran Topat akan tetap menjadi ruang kebersamaan yang tulus, atau perlahan berubah menjadi sekadar tontonan? Jawabannya bergantung pada bagaimana semua pihak merawatnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (3)
29 Mar 2026, 11:24 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas29 Mar 2026, 11:38 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas29 Mar 2026, 11:38 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!