Playoff kualifikasi Piala Dunia 2026: Wales Andalkan Faktor Kandang, Bosnia Ingin Putus Rekor Buruk
📅 Kamis, 26 Mar 2026, 09:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraCARDIFF — Wales bertekad melangkah lebih dekat ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 saat menjamu Bosnia dan Herzegovina dalam semifinal playoff di Cardiff City Stadium, Jumat (27/3) dini hari WIB.
Pemenang laga satu pertandingan ini akan kembali bermain di kandang pada final playoff pekan depan, menghadapi pemenang duel antara Italia atau Irlandia Utara, dengan satu tiket menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai hadiah utama.
Wales mengincar penampilan ketiga sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia, sekaligus mencoba menjaga momentum setelah tampil di edisi 2022 di Qatar, meski harus tersingkir di fase grup. Di bawah arahan Craig Bellamy, performa The Dragons menunjukkan progres signifikan.
Mereka hanya terpaut dua poin dari Belgia di puncak Grup J, meski mengoleksi 16 poin dari delapan pertandingan. Kemenangan telak 7-1 atas Makedonia Utara pada laga terakhir kualifikasi menjadi sinyal kuat kebangkitan Wales, dengan Harry Wilson mencetak hat-trick dalam kemenangan terbesar tim dalam 47 tahun.
Kembali bermain di Cardiff juga menjadi keuntungan tersendiri. Wales memenangkan lima dari enam laga kandang kompetitif terakhir, termasuk kemenangan atas Austria dan Ukraina di playoff yang mengantar mereka ke Piala Dunia 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, Wales tetap waspada. Dalam empat pertemuan sebelumnya melawan Bosnia, mereka belum pernah meraih kemenangan (dua imbang, dua kalah), bahkan gagal mencetak gol dalam tiga di antaranya.
Bosnia dan Herzegovina datang dengan ambisi besar meski gagal lolos otomatis secara dramatis. Hasil imbang 1-1 melawan Austria pada laga terakhir kualifikasi membuat mereka harus puas finis sebagai runner-up Grup H dengan 17 poin, jumlah yang bahkan lebih tinggi dibanding Italia di grup lain yang juga gagal menjadi juara.
Di bawah pelatih Sergej Barbarez, Bosnia kini mendapatkan kesempatan kedua melalui playoff untuk kembali ke Piala Dunia, setelah terakhir tampil pada 2014 di Brasil, yang menjadi debut mereka sebagai negara independen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, rekor Bosnia di babak playoff jauh dari meyakinkan. Dalam tujuh pertandingan sejak 2010, mereka belum pernah meraih kemenangan (tiga imbang, empat kalah). Catatan ini menjadi tantangan besar yang harus diakhiri jika ingin melangkah ke panggung dunia.
Meski begitu, performa tandang mereka cukup stabil dengan empat laga tanpa kekalahan di semua kompetisi. Bosnia juga memiliki kenangan positif di Wales, termasuk kemenangan 2-0 dalam laga persahabatan pada tahun 2012.
Wales harus menghadapi badai cedera yang memaksa absennya sejumlah pemain penting seperti Ben Davies, Chris Mepham, Kieffer Moore, dan Connor Roberts. Sementara itu, Aaron Ramsey tidak dipanggil karena minimnya menit bermain sejak September 2025 bersama klub Meksiko, Pumas.
Namun, Bellamy masih memiliki kedalaman skuad yang kompetitif. Nama-nama seperti Brennan Johnson, David Brooks, Joe Rodon, dan Neco Williams siap menjadi tulang punggung tim.
Di kubu Bosnia, absennya Dennis Hadzikadunic karena cedera menjadi kerugian, tetapi mereka tetap mengandalkan pengalaman kapten Edin Dzeko. Di usia 40 tahun, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Bosnia itu masih tajam dengan lima gol di fase kualifikasi dan diprediksi memimpin lini depan.
Selain itu, gelandang Benjamin Tahirovic tetap berpeluang tampil setelah menyelesaikan polemik internal dengan klubnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!