Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko PM Ungkap Akurasi Data Jadi Kunci Utama Percepatan Pengentasan Kemiskinan

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Menko PM Ungkap Akurasi Data Jadi Kunci Utama Percepatan Pengentasan Kemiskinan Doc: Dok Humas Kemenko PM
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kanan)

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menegaskan akurasi data menjadi kunci utama percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah pun memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hingga level desa agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Menko PM Muhaimin Iskandar meminta pembaruan data kemiskinan dipercepat agar bantuan sosial makin tepat sasaran. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat intervensi pemerintah menekan angka kemiskinan ekstrem secara efektif.

“Data harus semakin akurat agar intervensi pemerintah tepat sasaran. Karena itu pemutakhiran dan integrasi DTSEN harus terus diperkuat hingga level daerah dan desa,” kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (9/5).

Muhaimin menekankan, bantuan sosial tidak boleh berhenti sebagai perlindungan jangka pendek. Menurut dia, program bansos harus mampu mendorong masyarakat keluar dari jerat kemiskinan dan mencapai kemandirian ekonomi.

“Kita ingin bantuan sosial tidak hanya bersifat perlindungan sementara. Bansos juga mampu mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar dia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut pemerintah memperkuat pembaruan data sosial melalui jejaring operator desa nasional. Lebih dari 70 ribu operator desa kini terhubung lewat SIKS-NG guna mempercepat validasi bansos.

“Kami bersama BPS terus melakukan pemutakhiran data. Saat ini sudah ada lebih dari 70 ribu operator data desa yang terhubung melalui aplikasi SIKS-NG,” kata Saifullah.

Gus Ipul menyampaikan penyaluran bansos Triwulan II 2026 telah menjangkau lebih dari 470 ribu keluarga penerima manfaat baru nasional tahun ini seluruh. Penambahan penerima itu disebut lahir dari pembaruan basis data sosial yang semakin rinci akurat dan tepat sasaran nasional.

“Pada Triwulan II 2026, lebih dari 470 ribu keluarga baru mulai menerima bantuan sosial. Penambahan penerima ini merupakan hasil pembaruan basis data yang kini semakin rinci dan akurat,” ucap Gus Ipul.

Disisi lain, Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut tingkat kemiskinan Indonesia September 2025 mencapai 8,25 persen. Sementara data 289 juta penduduk terverifikasi menjadi fondasi penajaman program perlindungan sosial pemerintah.

“Per September 2025, tingkat kemiskinan tercatat 8,25 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem 0,78 persen. Sebanyak 289 juta data penduduk telah direkonsiliasi, menjadi dasar penajaman program perlindungan sosial,” kata Amalia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.