Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNICEF Ungkap Perang di Timur Tengah Sebabkan Ribuan Anak Tewas atau Terluka

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 22:10 WIB | Oleh:
UNICEF Ungkap Perang di Timur Tengah Sebabkan Ribuan Anak Tewas atau Terluka Doc: Dokumentasi UN Web TV
Ket. Wakil Kepala UNICEF, Ted Chaiban

NEW YORK - Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) melaporkan lebih dari 2.100 anak telah tewas atau terluka dalam perang di Timur Tengah (Timteng). Dari jumlah itu termasuk 206 anak tewas di Iran dan 118 di Lebanon.

“23 hari setelah konflik yang semakin memanas di Timteng, anak-anak di seluruh wilayah tersebut membayar harga yang sangat mahal. Jika konflik semakin meluas atau berkepanjangan, itu akan menjadi bencana bagi jutaan anak lainnya,” kata Wakil Kepala UNICEF, Ted Chaiban, dalam konferensi pers di Markas Besar PBB di New York, Senin (23/3) setelah kunjungan baru-baru ini ke Lebanon.

Chaiban memaparkan, data UNICEF juga menunjukkan perang turut menyebabkan empat anak tewas di Israel dan satu di Kuwait. “Dan, diperkirakan akan meningkat seiring berlanjutnya kekerasan, itu berarti rata-rata sekitar 87 anak tewas atau terluka setiap hari sejak awal perang,” ujar dia.

“Di balik angka-angka ini terdapat orang tua, kakek dan nenek, guru, saudara laki-laki, serta saudara perempuan. Komunitas, kota, dan negara-negara berada dalam keadaan syok.”

Perang juga menyebabkan perpindahan penduduk yang cepat di beberapa negara, yang disebabkan oleh pemboman tanpa henti. Termasuk, perintah evakuasi yang telah mengosongkan komunitas dan seluruh wilayah perkotaan.

“Di Iran, UNHCR memperkirakan bahwa hingga 3,2 juta orang telah mengungsi, termasuk hingga 864.000 anak-anak. Di Lebanon, lebih dari 1 juta orang mengungsi, termasuk sekitar 370.000 anak-anak,” ucap dia.

Chaiban menggambarkan, hampir sepertiga dari pengungsi di Lebanon misalnya, dengan banyak keluarga berlindung di gedung-gedung publik termasuk di sekolah. Selain, sekitar 90.000 warga Suriah telah kembali ke Suriah sejak awal konflik, bersama dengan beberapa ribu warga Lebanon.

“Di seluruh Timur Tengah, sekitar 44,8 juta anak sudah tinggal di lingkungan yang terdampak konflik sebelum eskalasi ini. Konsekuensi dari apa yang terjadi sekarang akan berlangsung lama bagi mereka,” kata Wakil Kepala UNICEF itu kepada para wartawan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.