Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bengkulu Imbau Orang Tua Jaga Keselamatan Anak saat Berwisata

📅 Senin, 23 Mar 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu Imbau Orang Tua Jaga Keselamatan Anak saat Berwisata Doc: antara foto
Ket. Wisata di Bengkulu.

KOTA BENGKULU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengimbau para orang tua untuk memperhatikan keamanan dan keselamatan anak selama berlibur di objek wisata selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Orang tua diharapkan selalu mengawasi anak-anaknya saat berlibur, terutama di tempat-tempat ramai dan berisiko demi menjaga keselamatan mereka," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu Ilham Putra di Bengkulu, Senin (23/3).

Sebab, katanya, selama musim libur Idul Fitri, sejumlah objek wisata di Kota Bengkulu mulai dipadati wisatawan dari dalam kota maupun luar kota.

Untuk destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, yaitu Pantai Panjang, Rumah Pengasingan Bung Karno, Danau Dendam Tak Sudah, Benteng Fort Marlborough dan lainnya.

"Dengan ramainya pengunjung, pengawasan orang tua guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ilham.

Ia menyebut bahwa dengan orang tua mengawasi anak selama libur Lebaran tersebut, diharapkan saat memasuki proses belajar mengajar pada 28 Maret mendatang kondisi anak-anak dalam keadaan sehat.

Pemerintah kota berharap momentum libur Lebaran dapat dimanfaatkan masyarakat dengan tetap mengutamakan keselamatan, sehingga liburan berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan.

‎"Dengan kondisi anak yang tetap aman dan sehat selama liburan, diharapkan mereka bisa kembali ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar dengan baik," ujar dia.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu mengatur jadwal atau melakukan penyesuaian jam belajar anak tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut selama Ramadhan 1447 Hijriah.

Selama Ramadhan 1447 Hijriah, pengaturan jam sekolah diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan, dengan jam belajar anak setiap jam pelajaran dikurangi 10 menit.

Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan aktivitas belajar mengajar dengan suasana Ramadan tanpa mengurangi esensi pendidikan serta pembinaan karakter peserta didik.

Selama Ramadhan, pihak sekolah juga diminta untuk mengisi kegiatan para siswa dengan aktivitas keagamaan dan pembinaan karakter, seperti pesantren kilat, kultum, shalawat, program One Day One Juz, serta kegiatan ibadah lainnya di lingkungan masing-masing siswa dengan pengisian agenda laporan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.