Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Hormuz, Jerman dan Jepang Sudah TERGOPOH-GOPOH Mencari Energi Alternatif, Indonesia Masih Saja Merasa Aman

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 13:54 WIB | Oleh:

Pemerintah akan memantau perkembangan harga dan mengambil langkah tambahan untuk mendukung produsen serta melindungi konsumen, katanya.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di seluruh Timur Tengah.

Eskalasi di kawasan itu menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Gangguan itu juga berdampak pada ekspor dan produksi minyak di kawasan.

Indonesia Masih Merasa Aman

Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Satya Hangga Yudha Widya Putra menegaskan posisi stok RI dalam kondisi aman di tengah eskalasi konflik Iran-Israel.

Menurut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, pemerintah terus memantau perkembangan konflik Iran-Israel yang telah memicu ketidakpastian di pasar energi global tersebut.

"Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional," ujar Hangga, sapaan akrabnya, saat menjadi narasumber dalam diskusi mengenai potensi krisis energi global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah di Jakarta, Senin (16/3).

Hangga menjelaskan pemerintah telah melakukan berbagai kajian serta benchmarking terhadap kebijakan yang diterapkan negara lain dalam menghadapi potensi gangguan pasokan energi.

Menurut dia, dari sisi ketersediaan energi, kondisi Indonesia saat ini masih dalam keadaan aman. Stok bahan bakar minyak (BBM) nasional berada pada kisaran 3-4 minggu.

"Angka tersebut tidak berarti cadangan akan habis dalam jangka waktu 3-4 minggu, karena pasokan energi nasional terus diperkuat dan ditambah melalui produksi domestik maupun impor," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.