Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangkit Pascabencana, 100 UMKM di Padang Pariaman Terima Bantuan Usaha

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 06:15 WIB | Oleh:
Bangkit Pascabencana, 100 UMKM di Padang Pariaman Terima Bantuan Usaha Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Padang Pariaman, Sumbar John Kenedy Azis (kiri) secara simbolis menyalurkan bantuan usaha untuk 100 pelaku UMKM yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyalurkan bantuan usaha untuk 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah itu yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu.

"Kami ingin para pelaku UMKM tetap bangkit, terus berusaha dan tidak kehilangan semangat,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat penyaluran bantuan tersebut di rumah dinas bupati setempat di Kota Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan, bantuan tersebut sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi masyarakat karena sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus diperkuat, terutama dalam situasi pascabencana.

Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan bantuan, dukungan dan pendampingan agar sektor UMKM segera pulih dan kembali produktif.

Ia menyampaikan, meskipun bantuan tersebut tidak dapat sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami oleh korban bencana namun merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang baru saja mengalami musibah.

Jenis bantuan yang juga hasil kerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Padang Pariaman tersebut, yaitu berupa kompor gas, tabung gas dan minyak goreng 5 liter. Selain itu tepung terigu 5 kilogram serta uang tunai sebesar Rp250 ribu untuk mendukung operasional usaha mereka.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman juga telah menyalurkan bantuan dari Komisi VII DPR RI dan mitra kerja senilai Rp500 juta untuk pelaku UMKM di Padang Pariaman yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Padang Pariaman, Hendri Satria mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses asesmen terhadap pelaku UMKM terdampak bencana yang dilakukan pada awal Januari 2026.

“Pada tanggal 8 Januari 2026 kami melakukan validasi dan verifikasi langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi riil para pelaku UMKM serta kebutuhan mereka agar bisa kembali berproduksi,” ujarnya.

Dari hasil asesmen tersebut, tercatat sebanyak 605 pelaku UMKM terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.

Dari jumlah itu, 424 UMKM bergerak di sektor perdagangan dan kuliner, 122 di sektor peternakan, sekitar 20 di sektor perikanan serta beberapa lainnya di sektor ekonomi kreatif dan industri kecil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.