Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Ancam Tutup Lokasi PKL Jika Ada Sampah Berserakan

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Ancam Tutup Lokasi PKL Jika Ada Sampah Berserakan Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat pengawasan kebersihan di sejumlah titik keramaian pedagang kaki lima (PKL). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tidak akan ragu menutup lokasi berdagang jika pedagang meninggalkan sampah setelah berjualan.

Menurut dia, saat ini Kota Bandung sedang menghadapi peningkatan timbulan sampah yang cukup signifikan. Bahkan, volume sampah meningkat hingga sekitar 20 persen, terutama akibat aktivitas belanja masyarakat dan meningkatnya aktivitas PKL di beberapa kawasan.

“Sekarang kami sedang melakukan rekayasa pengangkutan sampah, karena kondisinya memang sedang cukup kerepotan. Timbulan sampah meningkat sampai 20 persen, terutama dari aktivitas belanja dan titik-titik PKL,” kata Wali Kota Farhan, di Kantor Disparbud Jawa Barat, Senin (16/3).

Ia menyebut sejumlah kawasan yang menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung, di antaranya kawasan Dalemkaum, Alun-alun Bandung, kawasan Ujungberung, Trunojoyo, area sekitar Taman Pramuka (Citarum) hingga Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Di lokasi-lokasi tersebut, Farhan meminta para koordinator PKL memastikan kebersihan tetap terjaga setelah aktivitas berdagang selesai.

“Kalau setelah berdagang masih ditemukan banyak sampah, maka besoknya saya tutup. Tidak boleh ada yang dagang lagi di situ,” tegas dia.

Wali Kota Farhan meminta para koordinator PKL bertanggung jawab mengatur pedagang di lapangan agar tidak terjadi tebaran sampah. Ia menegaskan, kebersihan menjadi syarat utama agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap dapat berjalan.

“Koordinator PKL harus berkoordinasi. Tidak boleh ada tebaran sampah. Kalau habis dagang masih banyak sampah, saya sikat. Tidak boleh dagang lagi di situ,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.