PLN UP2K Perluas Jaringan Listrik di Empat Kabupaten Papua Tengah
📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim PenulisNABIRE – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Tengah menyiapkan perluasan jaringan listrik di empat kabupaten yaitu Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Nabire guna meningkatkan rasio elektrifikasi wilayah tersebut.
Tim Leader Perencanaan Listrik Desa PLN UP2K Papua Tengah Viktori Bunga Bongga di Nabire, Jumat (31/7), mengatakan perluasan jaringan dengan sistem grid ini dilakukan dengan menyambungkan kabel dari jaringan listrik yang sudah tersedia menuju kampung-kampung yang selama ini belum memperoleh layanan listrik.
"Untuk sistem grid ini kita dapat menjangkau 2.283 calon pelanggan di kampung-kampung terpencil yang ada di empat kabupaten tersebut," katanya.
Ia menjelaskan sistem grid berbeda dengan PLTS karena memanfaatkan jaringan distribusi listrik yang sudah ada.
Di wilayah Nabire, pengembangan jaringan akan memanfaatkan pasokan dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Nabire.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan, wilayah Dogiyai, Deiyai, dan Paniai terhubung dalam satu sistem yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Deiyai.
"Kalau Dogiyai, Deiyai, dan Paniai semuanya berada dalam satu sistem pembangkit, yaitu PLTD yang berpusat di Deiyai. Kampung yang berada di dekat jaringan existing tetapi belum tersentuh listrik akan disambungkan kabelnya," ujarnya.
Menurut dia, material pembangunan seperti tiang listrik, kabel, transformator, dan komponen pendukung lainnya saat ini sedang memasuki proses pengadaan, sehingga pekerjaan diharapkan dapat dimulai tahun ini.
Ia mengakui pembangunan jaringan listrik desa di Papua Tengah menghadapi tantangan geografis yang cukup berat karena sebagian besar lokasi berada di daerah pegunungan dan pelosok.
Ia mengatakan dalam beberapa pekerjaan sebelumnya, tim PLN bahkan harus membawa tiang listrik secara manual menyeberangi sungai ketika akses jalan maupun jembatan tidak tersedia.
"Medannya memang ekstrem. Pernah saat tidak ada akses jalan atau jembatan putus, tiang-tiang listrik kami seberangkan manual lewat sungai," katanya.
Ia menambahkan tahun ini pihaknya juga menyiapkan pembangunan enam unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Distrik Jita, Kabupaten Mimika, untuk memperluas akses listrik bagi tujuh kampung terpencil di wilayah tersebut.
Pembangunan enam PLTS tersebut diproyeksikan melayani 1.136 calon pelanggan baru, sehingga total calon pelanggan baru yang ditargetkan memperoleh akses listrik melalui program listrik desa mencapai 3.419 pelanggan di Papua Tengah.
Apabila seluruh rencana pembangunan listrik desa tahun 2026 dapat direalisasikan, rasio elektrifikasi PLN di Papua Tengah diperkirakan meningkat dari 53,01 persen menjadi 53,9 persen, sedangkan rasio elektrifikasi total naik dari 94,7 persen menjadi 95,5 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!