Rumania Kencangkan Sabuk Pengaman Batasi Ekspor Bahan Bakar
📅 Senin, 16 Mar 2026, 22:03 WIB | Oleh: Deri HenriawanCHISINAU - Perdana Menteri Rumania Ilie Bolojan, Senin (16/3), mengatakan pihaknya telah memutuskan untuk membatasi ekspor bahan bakar guna memenuhi permintaan domestik di tengah krisis energi yang sedang berlangsung.
"Rumania telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi ekspor agar pasokan di dalam negeri tetap menjadi prioritas bagi pasar domestik. Setelah keamanan pasar domestik terjamin, ekspor terhadap kelebihan pasokan akan diizinkan," kata Bolojan kepada stasiun televisi Digi 24.
Bolojan menambahkan Pemerintah Rumania juga sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan bahan bakar terbesar di negara itu yang mengendalikan sebagian besar pasar. Pemerintah Rumania, tambahnya, juga sedang menilai situasi, menganalisis persediaan, dan mengembangkan strategi untuk menekan kenaikan harga.
Dia menentang gagasan pembatasan harga bensin, tetapi berjanji bahwa Pemerintah Rumania akan turut campur jika harga terus naik. Namun demikian, Bolojan tidak menyebutkan langkah-langkah itu secara detail.
Pada bulan Maret, harga energi melonjak di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Pengiriman barang melalui Selat Hormuz hampir terhenti setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran sejak 28 Februari lalu hingga mengakibatkan kerusakan dan jatuhnya korban sipil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iran pun membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.
Selat Hormuz merupakan jalur utama pelayaran pasokan minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang menyumbang sekitar 20 persen dari perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair. Ant/Sputnik
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!