Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal OTT KPK di Cilacap, Ini Tanggapan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Soal OTT KPK di Cilacap, Ini Tanggapan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Doc: Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan telah berulangkali menekankan integritas kepada pejabat menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Cilacap.

"Soal integritas ini sudah saya ulang-ulang dan saya tekankan," katanya, di Semarang, Minggu, menanggapi OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Menurut dia, jajaran kepala daerah, wakil kepala daerah, dan aparatur sipil negara (ASN) telah berulangkali ditekankan soal pentingnya menjaga integritas.

Karena itu, ia mengaku prihatin dengan kejadian tersebut, apalagi sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi, yakni Bupati Pati dan Bupati Pekalongan.

Terlebih lagi, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah bekerja sama dengan KPK untuk melakukan pencegahan tindak pidana korupsi.

Pemprov Jateng bekerja sama koordinasi-supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK untuk memberikan pengarahan pada kepala daerah hingga anggota DPRD.

Tak hanya itu, saat peringatan Hari Antikorupsi Dunia lalu, mereka juga telah diperingatkan jangan sampai melakukan penyimpangan anggaran, dan yang paling penting lagi adalah tak boleh melanggar hukum.

Terkait proses hukum yang dilakukan KPK terhadap Bupati Cilacap, Luthfi menghormati langkah yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Di sisi lain, ia juga kembali mengingatkan agar kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi para bupati, wali kota, para wakilnya dan ASN.

"Ini pelajaran bagi kita semua pejabat publik, khususnya bupati dan wali kota agar memiliki integritas kuat. Integritas itu tidak hanya dimulut tapi juga diwujudkan dalam perbuatan," katanya.

Perbuatan yang dimaksudkan adalah tindakan yang tidak melanggar hukum dan tidak menyalahgunakan kewenangan sehingga birokrasi berjalan dengan bersih dan bagus.

"'Clean governance' dan 'good governance' itu harus jadi nafas bupati dan wali kota termasuk ASN-nya," lanjutnya.

Luthfi meminta kepada jajaran pemerintah Kabupaten Cilacap agar tetep optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat sebab saat ini pemerintah daerah sedang bersiap memberikan layanan untuk mudik dan balik Lebaran 2026.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya, serta menyita uang tunai dalam bentuk rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.