Renyah dan Manis, Pisang Gulung Wijen Magetan Naik Daun Menjelang Lebaran
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis"Untuk pisang karamel misalnya masih di kisaran Rp9 ribu sampai Rp10 ribu per pak. Kita tidak berani menaikkan harga meski sejumlah bahan pokok naik. Untung sedikit tidak apa apa yang penting usaha lancar," katanya.
Usaha yang telah digeluti sejak tahun 2014 tersebut menggunakan bahan baku pisang Raja Nangka yang memiliki rasa manis dan tekstur yang cocok untuk digoreng.
Pisang tersebut didatangkan dari daerah Lamongan dan Boyolali yang rutin dikirim ke Magetan. Dalam satu minggu, kebutuhan pisang bisa mencapai sekitar 1,5 ton.
"Kalau dari Magetan ada, tapi jumlahnya terbatas. Makanya kita ambil dari Lamongan dan Boyolali," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk membantu proses produksi, UMKM Berkah Ridho telah memiliki pegawai sebanyak 25 orang. Mereka kebanyakan merupakan warga desa sekitar.
"Sekarang ada penambahan karyawan musiman. Total saat ini ada sekitar 25 orang yang membantu produksi," katanya.
Pihaknya ingin agar usaha kecilnya tersebut semakin berkembang. Ia berharap suatu saat bisa membangun tempat produksi yang lebih luas sekaligus membuka peluang wisata kuliner berbasis UMKM.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harapannya usaha semakin lancar, bisa membangun tempat produksi yang lebih besar, dan mungkin nanti bisa dikunjungi wisatawan," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!