Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Renyah dan Manis, Pisang Gulung Wijen Magetan Naik Daun Menjelang Lebaran

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Renyah dan Manis, Pisang Gulung Wijen Magetan Naik Daun Menjelang Lebaran Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kab Magetan
Ket. Sejumlah pekerja UMKM Berkah Ridho di Panekan, Magetan, Jatim sedang mengepak jajanan pisang gulung wijen yang penjualannya naik 40 persen dari hari biasa menjelang Lebaran 2026.

MAGETAN – Aroma manis pisang yang digoreng berpadu dengan taburan wijen mulai ramai tercium dari sejumlah sudut penjualan jajanan tradisional di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Selama bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran 2026, pisang gulung wijen—salah satu camilan khas daerah ini—mengalami lonjakan permintaan dari para pembeli.

Camilan sederhana yang dibuat dari pisang yang dibalut adonan tipis, kemudian digoreng hingga renyah dan ditaburi wijen ini menjadi favorit banyak orang untuk teman berbuka puasa.

Rasanya yang manis dan gurih membuat jajanan ini selalu dicari, baik oleh warga lokal maupun para pemudik yang ingin membawa oleh-oleh khas Magetan.

Para pedagang pun merasakan berkah Ramadhan dari meningkatnya penjualan. Dalam sehari, jumlah produksi bisa naik beberapa kali lipat dibanding hari biasa.

Tak jarang, pesanan datang sejak pagi untuk persiapan berbuka puasa atau dijadikan suguhan saat berkumpul bersama keluarga.

Bagi masyarakat Magetan, pisang gulung wijen bukan sekadar jajanan, tetapi juga bagian dari tradisi kuliner yang selalu hadir di momen-momen spesial.

Tak heran jika setiap Ramadhan dan menjelang Lebaran, camilan ini kembali menjadi primadona yang diburu pembeli.

Pemilik UMKM jajanan pisang gulung wijen "Berkah Ridho", Lili Rusmiata di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Minggu (15/3), mengatakan, penjualan meningkat tajam karena banyak masyarakat yang membeli untuk sajian berbuka puasa maupun oleh-oleh Lebaran.

"Alhamdulillah ada kenaikan sekitar 40 persen untuk beberapa produk unggulan, utamanya pisang gulung wijen," ujar Lili.

Menurutnya, penjualan paling banyak adalah pesanan dari daring maupun toko oleh-oleh di wilayah Magetan dan sekitarnya. Namun, ada juga pesanan dari teman untuk sajian buka puasa.

Ia mengaku, dalam kondisi normal produksinya sehari bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 pak dari berbagai produk camilan. Jika dihitung dalam sebulan, jumlah produksi bisa mencapai sekitar 45.000 pak.

Selain pisang gulung wijen yang menjadi andalan, ia juga memproduksi kacang gulung wijen, kacang caramel, dan pisang caramel.

Khusus di bulan Ramadhan Lili dan pegawainya juga memproduksi berbagai jenis kue kering, seperti nastar nanas, nastar kurma, kastengel, dan coklat mente. Meski bahan baku mengalami kenaikan harga, Lili tetap menjaga harga produknya agar tetap terjangkau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Menkeu: Pemerintah Serius K...
Luar Negeri
70 Ribu Migran yang Masuk k...
Daerah
Update Kebakaran Hutan Gunu...

Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik

Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.