Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

200 Puskesmas Pembantu Siaga Imunisasi Campak

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 03:43 WIB | Oleh:

Gejala campak adalah tiba-tiba demam dan ruam kemerahan. Kemudian, kecamatan dengan kasus terbanyak adalah Tanah Abang, Tambora, Taman Sari, Cengkareng, dan Pesanggrahan. Adapun jumlah terduga campak paling banyak pada anak usia 1-4 tahun dan kurang dari satu tahun. Umumnya, mereka belum mendapat imunisasi.

“Kalau ada anak mengalami demam dan ruam kemerahan diingatkan agar orangtuanya segera membawa ke Puskesmas atau rumah sakit,” tandas Budi.

Mudik

Terkait campak ini, Budi mengimbau masyarakat untuk memastikan anak-anak yang akan dibawa mudik lebaran sudah diimunisasi lengkap, termasuk vaksin campak, agar anak memiliki antibodi melawan berbagai virus dan bakteri.

“Anak-anak yang dibawa mudik harus sudah divaksin. Saat di kampung halaman jalankan perilaku hidup bersih dan sehat lebih intens,” harap Budi Setiawan.

Menurut Budi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, imunisasi mampu mencegah 2-3 juta kematian setiap tahun yang disebabkan difteri, tetanus, pertusis, influenza, dan campak. Campak bergejala seperti demam, ruam merah di tubuh setelah demam.

Kemudian, mata memerah, batuk, pilek, gatal-gatal, dan terkadang disertai diare. Anak seperti ini mesti segera dibawa ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan. “Tunda bepergian untuk mencegah penularan campak,” tandas Budi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain tunda bepergian, juga jangan masuk sekolah dulu. Jangan main ke tetangga, sebelum didiagnosis dokter. Ini untuk mencegah kontak dengan orang lain sebagai upaya pencegahan. “Jadi, pencegahan tak melulu imunisasi,” ucap Budi. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...

Hasil Penataan Jalan Rasuna Said Segera Diresmikan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
Nasional
KPK Dalami Pembelian ATG pa...
Olahraga
Persita Cuci Gudang, Robohk...
Olahraga
Piala Dunia, Laga Meksiko V...
Megapolitan
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan...
Megapolitan
Aset Negara Harus Diselamat...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.