Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Berlubang di DKI Jakarta Makan Korban, Seorang Pelajar Meninggal di Matraman Raya

📅 Senin, 09 Feb 2026, 13:58 WIB | Oleh:
Jalan Berlubang di DKI Jakarta Makan Korban, Seorang Pelajar Meninggal di Matraman Raya Doc: antara foto
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar perbaikan jalan berlubang terus dilakukan agar tidak lagi memakan korban.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti. Kalau dilihat di lapangan, sekarang sudah ditangani lubang-lubang yang ada, hampir sebagian besar ditutup,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Senin (9/2).

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Pram itu meminta maaf karena apabila hujan kembali turun, terutama dengan intensitas tinggi, maka kondisi jalanan kemungkinan dapat berlubang kembali.

“Walaupun kemudian ketika hujan akan, mohon maaf, pasti sebagian ada yang terbongkar kembali,” ucap Pramono.

Hal itu senada dengan pernyataan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan sampai dengan saat ini, belum ada jenis aspal yang benar-benar tahan terhadap hujan, genangan air, dan beban kendaraan.

Sementara itu, sebelumnya, seorang pelajar meninggal dunia usai setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, pada Senin pagi, yang diduga akibat jalanan rusak.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, saat arus lalu lintas masih relatif sepi.

Salah seorang warga sekitar yang bernama Ardhi mengatakan kondisi sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan berat, namun bagian depan motor terlihat pecah akibat benturan.

Dia menyebutkan kondisi jalan di lokasi kejadian itu sudah lama rusak dan kerap ditambal tanpa perbaikan menyeluruh, sehingga permukaan jalan yang tidak rata menjadi berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.