Mengenal POTENZA RF Microneedling, Tren Teknologi Estetika Baru yang Booming di Jakarta
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 13:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Teknologi perawatan kulit berbasis radiofrequency microneedling semakin mendapat perhatian di industri estetika modern. Salah satu teknologi yang kini banyak digunakan adalah POTENZA RF Microneedling dari Korea Selatan yang diklaim mampu memberikan hasil optimal dengan waktu pemulihan yang relatif singkat.
POTENZA bekerja dengan menggabungkan teknologi microneedling dan energi radiofrequency untuk menstimulasi pembentukan kolagen di lapisan dermis kulit. Teknologi ini digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah kulit seperti bekas jerawat, pori-pori besar, tekstur kulit tidak merata, garis halus, kemerahan, hingga peremajaan kulit secara menyeluruh.
Keunggulan utama POTENZA terletak pada kemampuannya memberikan perawatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien. Perangkat ini dilengkapi teknologi monopolar dan bipolar RF, pilihan frekuensi 1 MHz dan 2 MHz, serta beragam jenis tip yang memungkinkan dokter menentukan parameter sesuai kondisi kulit.
Selain menawarkan hasil yang lebih personal, POTENZA juga dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pasien selama prosedur berlangsung. Teknologi ini mengedepankan konsep minim downtime sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih cepat dibandingkan beberapa metode RF microneedling generasi sebelumnya.
Salah satu fitur unggulan yang menjadi perhatian adalah teknologi Pumping Tip yang telah dipatenkan. Fitur tersebut diklaim mampu meningkatkan penetrasi bahan aktif topikal hingga 67 persen lebih dalam ke lapisan kulit setelah tindakan dilakukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Teknologi ini banyak dikombinasikan dengan berbagai bahan pendukung seperti exosome, DNA salmon, growth factor, platelet-rich plasma (PRP), maupun serum khusus lainnya. Pendekatan tersebut memungkinkan perawatan tidak hanya berfokus pada stimulasi kolagen, tetapi juga membantu optimalisasi penyerapan bahan aktif ke dalam kulit.
Paparan mengenai teknologi POTENZA disampaikan dalam ajang I-tech Conference of Aesthetic Technologies (ICAT) 2026 yang berlangsung di She La Vie Grand Ballroom, Alam Sutera, pada 11 Juni 2026. Acara tersebut menghadirkan sejumlah dokter estetika dari Korea Selatan dan Indonesia yang membahas perkembangan teknologi estetika berbasis energi.
“Dalam durasi 15 menit, perangkat ini mampu menghantarkan hingga 1.000 tembakan energi, jauh lebih cepat dibandingkan beberapa teknologi microneedling lain yang umumnya membutuhkan waktu 45 menit hingga satu jam untuk satu sesi perawatan,” ujar dr. Yuri Yogya, Sp.DVE.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dr. Yuri, waktu tindakan yang lebih singkat tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pasien tetapi juga membantu mengurangi kelelahan dokter saat melakukan prosedur. Teknologi ini juga dinilai aman untuk berbagai tipe kulit Asia karena tersedia pilihan jarum insulated maupun semi-insulated yang membantu meminimalkan risiko cedera termal pada lapisan epidermis.
“Dalam dua hingga tiga bulan sejak digunakan di klinik kami, respons dan antusiasme pasien sangat positif. Hasil perawatan yang terlihat pada kontrol satu hingga dua bulan setelah tindakan menunjukkan perbaikan yang memuaskan, baik dari segi kualitas maupun kondisi kulit,” kata Co-Founder dan Medical Director Dr’s Clinique Jakarta, dr. Johan Siegar.
Para praktisi menilai perkembangan teknologi RF microneedling seperti POTENZA menunjukkan tren baru dalam dunia estetika yang lebih mengutamakan hasil natural, kenyamanan pasien, serta personalisasi perawatan. Dengan berbagai fitur yang dimiliki, teknologi ini diperkirakan akan terus menjadi salah satu pilihan utama dalam prosedur peremajaan kulit modern.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!