Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaftar Tembus 5.000 Orang, Kuota Pelatihan PPKD Jakarta Timur Hanya untuk 1.440 Peserta

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 19:08 WIB | Oleh:
Pendaftar Tembus 5.000 Orang, Kuota Pelatihan PPKD Jakarta Timur Hanya untuk 1.440 Peserta Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan kerja di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur menjadi perhatian DPRD DKI Jakarta. Jumlah pendaftar seiap tahun tercatat jauh melampaui kuota pelatihan yang tersedia sehingga banyak calon peserta belum dapat terakomodasi.

JAKARTA - Tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan kerja di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur menjadi perhatian DPRD DKI Jakarta. Jumlah pendaftar seiap tahun tercatat jauh melampaui kuota pelatihan yang tersedia sehingga banyak calon peserta belum dapat terakomodasi.

Kepala PPKD Jakarta Timur Teguh Hendarwan mengatakan antusiasme warga untuk mengikuti pelatihan terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Tahun itu ada 5.613 pendaftar di 10 kejuruan," ujar Teguh Hendarwan.

Menurut Teguh, jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan kapasitas pelatihan yang tersedia setiap tahun. Saat ini kuota pelatihan yang dapat ditampung PPKD Jakarta Timur hanya sekitar 1.440 peserta.

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat harus menunggu kesempatan berikutnya untuk mengikuti pelatihan. Padahal program pelatihan kerja tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi warga untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja.

Teguh menjelaskan jika fasilitas pelatihan diperluas, jumlah peserta yang dapat dilatih setiap tahun bisa meningkat secara signifikan.

"Kalau fasilitasnya bertambah, kami bisa melatih sekitar lima ribu peserta per tahun," kata Teguh Hendarwan.

PPKD Jakarta Timur sendiri menyelenggarakan pelatihan di berbagai bidang kejuruan yang menyesuaikan kebutuhan dunia kerja. Program tersebut dirancang agar peserta memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selain menyiapkan tenaga kerja untuk pasar domestik, lembaga pelatihan tersebut juga menargetkan sebagian lulusan dapat bekerja di luar negeri. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperluas peluang kerja bagi masyarakat Jakarta.

"Kami menargetkan 40 persen lulusan terserap di pasar kerja internasional," ucap Teguh Hendarwan.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendorong pengembangan fasilitas pelatihan kerja melalui skema pembiayaan kreatif. Ia menilai keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam memperluas kapasitas pelatihan.

"APBD terbatas. Kita perlu pembiayaan kreatif dengan melibatkan dunia usaha," kata Khoirudin.

Menurutnya, keterlibatan sektor swasta dapat membantu memperkuat program pelatihan kerja yang sudah berjalan. Kolaborasi dengan perusahaan juga dinilai dapat meningkatkan kualitas pelatihan yang diberikan kepada peserta.

"Mereka bisa mendukung pelatihan di PPKD yang sudah punya fasilitas dan instruktur," jelas Khoirudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.