Gubernur Pramono: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman Jakarta
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 20:55 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai Pancasila memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman masyarakat Jakarta. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan penyelenggaraan pemerintahan.
Pramono menyampaikan hal tersebut saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (1/10). Upacara tersebut diikuti Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Pramono menggambarkan Jakarta sebagai kota yang menjadi tempat bertemunya masyarakat dari berbagai latar belakang. Keberagaman tersebut, kata dia, perlu dirawat dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar untuk menjaga persatuan.
"Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa. Bagi Jakarta, kota ini merupakan rumah keberagaman bagi siapa pun," ujar Pramono. Ia mengatakan Jakarta merupakan miniatur Indonesia yang terbuka bagi siapa saja dan harus terus menjaga keberagaman berdasarkan Pancasila.
Pramono juga mengingatkan ASN Pemprov DKI Jakarta agar menerapkan nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui integritas, keadilan, serta sikap yang tetap menjaga persatuan ketika menghadapi berbagai perbedaan.
"Di tengah perbedaan pandangan, pilihan, suku, maupun kepentingan, kita kembali pada satu titik temu. Kita boleh berbeda pandangan, namun tujuan kita sama, yakni mewujudkan Indonesia yang kuat," katanya.
Menurut Pramono, perbedaan merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Jakarta yang tidak dapat dipisahkan dari dinamika sebuah kota besar. Karena itu, penyelenggaraan pemerintahan perlu dilakukan dengan mengedepankan kepentingan bersama tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
Penerapan nilai Pancasila juga dapat terlihat dari cara aparatur menjalankan pelayanan publik. Pelayanan yang berintegritas dan adil menjadi salah satu bentuk penerapan nilai persatuan karena seluruh warga memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan pemerintah secara setara.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi Jakarta sebagai kota yang terus berkembang dan dihuni masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Menjaga ruang bersama bagi seluruh warga menjadi bagian penting agar perbedaan tidak berubah menjadi sumber perpecahan.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila dapat semakin memperkuat persatuan dan keberagaman masyarakat Jakarta. Ia mengaitkan semangat tersebut dengan perjalanan Jakarta menuju usia lima abad pada 2027.
"Semoga semangat Hari Kesaktian Pancasila memperkokoh persatuan dan keberagaman di DKI Jakarta untuk menyongsong lima abad Jakarta," ujar Suhud. Ia menyebut semangat Pancasila dapat menjadi inspirasi sekaligus fondasi bagi kehidupan masyarakat dan warga di DKI Jakarta.
Nilai persatuan dan keberagaman tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi pesan dalam sebuah upacara. Bagi Jakarta, penerapan nilai Pancasila dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus cara pemerintah menjalankan pelayanan yang adil bagi seluruh warga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!