Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga BBM Sri Lanka Naik Jadi 365 Rupee

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Harga BBM Sri Lanka Naik Jadi 365 Rupee Doc: Twitter

COLOMBO - Sri Lanka menaikkan harga bahan bakar eceran mulai Senin (9/3) tengah malam di tengah fluktuasi harga minyak mentah global yang disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, kata perusahaan minyak milik negara Ceylon Petroleum Corporation.

Dalam revisi tersebut, harga Auto Diesel naik sebesar 22 rupee Sri Lanka (100 rupee Sri Lanka = Rp5.426) menjadi 303 rupee per liter, sementara Super Diesel naik sebesar 24 rupee menjadi 353 rupee per liter.

Harga Bensin Oktan 92 naik sebesar 24 rupee menjadi 317 rupee per liter, dan Bensin Oktan 95 naik sebesar 25 rupee menjadi 365 rupee per liter.

Harga minyak tanah juga naik sebesar 13 rupee menjadi 195 rupee per liter.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa pesanan telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional hingga Agustus, di samping tender jangka panjang yang diatur oleh pemerintah.

Mayura Neththikumarage, Direktur pelaksana Ceylon Petroleum Corporation, pada Minggu (8/3) mengatakan bahwa negara itu memiliki persediaan BBM yang cukup hingga akhir April berdasarkan pola konsumsi saat ini. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

46 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...
Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.