Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

US Open Tanpa Pemain Nomor Satu Dunia

📅 Senin, 31 Agu 2026, 01:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
US Open Tanpa Pemain Nomor Satu Dunia Doc: AFP/Caleb Bowlin/Getty Images
Ket. Alexander Zverev

NEW YORK — Persaingan di turnamen tenis Grand Slam US Open tahun ini terasa lebih terbuka. Absennya petenis nomor satu dunia Jannik Sinner akibat cedera lutut serta kondisi Carlos Alcaraz yang baru kembali setelah cedera membuat peta persaingan Grand Slam terakhir musim ini sulit ditebak. Namun, Alexander Zverev justru menolak menyebut dirinya sebagai favorit utama.

Unggulan pertama asal Jerman itu memilih merendah menjelang dimulainya US Open di Flushing Meadows, Senin (31/8). Menurut Zverev, kehilangan Sinner tidak otomatis membuat peluangnya meraih gelar menjadi lebih besar. “Saya merasa seperti salah satu dari 128 pemain yang menjadi favorit di undian,” ujar Zverev.

Petenis berusia 29 tahun itu datang dengan modal kuat dan akhirnya meraih gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Open tahun ini, setelah perjalanan panjang yang penuh kegagalan di laga-laga besar. Zverev kemudian melanjutkan performa apiknya dengan mencapai final Wimbledon, tadpi dikalahkan Sinner.

Kini, tanpa Sinner, perhatian besar beralih kepada Alcaraz. Juara bertahan US Open itu kembali setelah absen di Prancis Open dan Wimbledon karena cedera pergelangan tangan kanan. Petenis Spanyol tersebut memastikan cederanya telah pulih sepenuhnya, tetapi persoalan kebugaran dan ritme pertandingan tetap menjadi tanda tanya.

Alcaraz terakhir bertanding lebih dari empat bulan lalu. Kondisi itu membuat upayanya mempertahankan gelar tidak akan mudah. Jika mampu juara lagi, dia menjadi petenis putra pertama setelah Roger Federer pada 2008 yang berhasil mempertahankan gelar US Open secara beruntun.

“Dia mungkin sedikit kehilangan ritme pada satu atau dua pertandingan pertama. Tetapi setelah melewati fase itu, saya yakin dia akan menjadi salah satu penantang gelar di sini,” ujar Zverev. Persaingan juga tidak hanya milik Zverev dan Alcaraz. Novak Djokovic, unggulan keempat yang kini berusia 39 tahun, kembali memburu sejarah. Petenis Serbia itu mengejar gelar Grand Slam tunggal ke-25 yang akan menjadi rekor baru.

Djokovic sempat tersingkir lebih awal di Cincinnati Masters setelah mengalami masalah fisik. Namun, ia melihat kegagalan itu dari sisi positif. Waktu istirahat dan latihan yang lebih panjang dinilai membantunya mempersiapkan tubuh dan mental menghadapi US Open.

Ben Shelton, salah satu harapan tuan rumah, juga menolak anggapan bahwa absennya Sinner otomatis membuka jalan baginya menuju gelar. Menurutnya, kualitas peserta tetap sangat tinggi. “Saya tahu betapa besarnya kualitas dalam undian ini. Akan tidak menghormati para pemain lain jika berpikir, ‘Tidak ada Sinner, ini peluang besar’,” ujar Shelton.

Selain Zverev, Alcaraz dan Djokovic, Shelton menyebut sejumlah pemain muda seperti Arthur Fils. Petenis Prancis itu baru saja meraih gelar ATP Masters pertamanya di Cincinnati. Para petenis Amerika Serikat juga dinilai memiliki peluang besar karena karakter permainan mereka cocok dengan lapangan keras US Open.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.