Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemeriksaan Kesehatan di Kudus Masih Tersendat, Maka Diadakan Sosialisasi Masif

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 13:28 WIB | Oleh:
Pemeriksaan Kesehatan di Kudus Masih Tersendat, Maka Diadakan Sosialisasi Masif Doc: ist
Ket. ayo periksa kesehatan

KUDUS – Menjaga kesehatan warga Kudus tampaknya belum maksimal, mesti terus didorong untuk memeriksakan diri agar kesehatan terjaga, apalagi gratis. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggencarkan sosialisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat sebagai upaya memenuhi target pemeriksaan kesehatan terhadap 54 persen dari total penduduk pada tahun 2026.

"Dengan jumlah penduduk Kabupaten Kudus yang mencapai 899.587 jiwa, maka target pendaftaran CKG sebanyak 54 persennya berjumlah 485.777 orang yang nantinya mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Nuryanto di Kudus, Minggu. Target tersebut, kata dia, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebesar 36 persen dari jumlah penduduk Kudus.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dengan memanfaatkan berbagai saluran, mulai dari perangkat daerah hingga media sosial agar informasi terkait program pemeriksaan kesehatan gratis semakin luas diketahui masyarakat.

Program Cek Kesehatan Gratis tersebut dilayani di 19 Puskesmas yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Sementara untuk pemeriksaan bayi baru lahir dilayani di seluruh rumah sakit serta klinik persalinan.

Selain itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan aplikasi Satu Sehat yang merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan tersebut.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan sekitar sepekan sebelum tanggal ulang tahun mereka untuk melakukan cek kesehatan gratis di Puskesmas terdekat.

Warga juga dapat mengisi data secara mandiri melalui aplikasi tersebut guna mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Dengan sistem tersebut, diharapkan faktor risiko penyakit dapat terdeteksi sejak dini sehingga dapat ditangani di tingkat Puskesmas. Namun apabila kondisi kesehatan memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit.

Berdasarkan strategi pelaksanaan CKG 2026, pemerintah juga memperkuat tim layanan di fasilitas kesehatan, memperluas cakupan pemeriksaan melalui jejaring layanan primer, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar partisipasi warga semakin tinggi.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pemeriksaan kesehatan secara lebih masif dengan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan target pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.