Dilumat Crystal Palace, Hotspur Berada di Bibir Jurang Degradasi
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 14:03 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
LONDON – Nasib buruk benar-benar mengintai Tottenham Hotspur (Spurs) usai dilumat Crystal Palce, kini berada di ambang degradasi. Pelatih Igor Tudor minta para pemainnya tetap tenang dan fokus di tengah ancaman degradasi yang mengintai setelah mereka kalah 1-3 dari Crystal Palace, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Jumat dini hari WIB.
"Kami harus tetap tenang dan terus bekerja keras. Itu akan mengubah situasi," ujar Tudor, dikutip dari laman Tottenham Hotspur. Juru taktik asal Kroasia itu optimistis skuadnya dapat bangkit dan meraih kemenangan pada laga-laga berikutnya. Tudor juga mengingatkan bahwa Spurs masih memiliki sembilan pertandingan tersisa di liga. "Saya percaya kami mampu mengubah situasi ini," tutur Tudor.
Saat bersua Crystal Palace, Spurs hanya mampu melesakkan gol lewat Dominic Solanke pada menit ke-34, sementara tim tamu menorehkan gol melalui Ismaila Sarr (40', 45+7') dan Jorgen Strand Larsen (45'+1').
Hasil itu membuat Spurs belum mencatatkan satu pun kemenangan di Liga Inggris pada tahun 2026. Dari 11 pertandingan, mereka kalah tujuh kali dan sisanya berakhir seri.
Situasi tersebut membuat Spurs terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara Liga Inggris musim ini dengan torehan 29 poin dari 29 pertandingan atau hanya berjarak satu poin dari West Ham United (28 poin, 29 laga) yang berada di peringkat ke-18 atau zona degradasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Igor Tudor, yang baru menangani Spurs pada pertengahan Februari 2026, mengaku kecewa dengan kekalahan terkini timnya dari Palace.
Menurut dia, Spurs sejatinya tampil bagus sejak awal laga dengan unggul terlebih dahulu berkat aksi Solanke (34'). Namun, kartu merah Micky van de Ven empat menit setelahnya mengubah situasi. Palace pun menghadirkan tiga gol dan memenangkan pertandingan.
Meski demikian, Tudor tidak melimpahkan tanggung jawab atas kekalahan itu kepada pada pemainnya. Dia menegaskan skuadnya sudah memberikan performa maksimal pada laga tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada akhirnya, kunci dalam sepak bola adalah bertahan dengan baik dan jangan membuat kesalahan. Anda bisa mencetak satu atau dua gol, tetapi yang paling penting adalah tidak melakukan kesalahan," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!