Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kepahiang Minta Proyek PLTP Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal demi Dongkrak Ekonomi Daerah

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kepahiang Minta Proyek PLTP Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal demi Dongkrak Ekonomi Daerah Doc: Antara
Ket. Ilustrasi pembangkit listrik.

BENGKULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Provinsi Bengkulu, meminta pengembang dan pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Kecamatan Kabawetan memprioritaskan tenaga kerja lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bupati Kepahiang Zurdi Nata menegaskan masyarakat Kabupaten Kepahiang harus menjadi prioritas dalam perekrutan tenaga kerja, sesuai dengan kebutuhan proyek dan kompetensi yang dimiliki.

"Saya meminta agar tenaga kerja lokal diprioritaskan sesuai kebutuhan dan kompetensi," kata Zurdi di Kepahiang, Rabu (22/7).

Menurut Zurdi, keberadaan proyek PLTP tidak hanya diharapkan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabawetan dan sekitarnya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas ekonomi yang berkembang selama proses pembangunan.

Sementara itu, Manajer PLN UPP 2 Bengkulu Sumbagsel Adi Saputro mengatakan tahap eksplorasi proyek membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai karena melibatkan penggunaan alat berat. Oleh sebab itu, jalan dan jembatan menuju lokasi proyek akan ditingkatkan.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan mendukung kelancaran eksplorasi panas bumi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya.

Di sisi lain, Presiden Direktur MCI Renewable, Julfi Hadi, memastikan seluruh kegiatan eksplorasi panas bumi dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan, termasuk menjaga kawasan Bukit Hitam yang memiliki peran penting sebagai penyangga potensi panas bumi.

Menurutnya, kelestarian kawasan hutan harus tetap dipertahankan agar keberlanjutan sumber energi panas bumi tetap terjaga.

Julfi juga menegaskan pemanfaatan energi panas bumi tidak akan mengurangi ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Hal itu karena pembangkit memanfaatkan uap yang berasal dari lapisan bawah permukaan bumi, bukan air permukaan yang selama ini digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan demikian, proyek PLTP di Kabupaten Kepahiang diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan energi bersih nasional, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi, membuka lapangan kerja, serta tetap menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.