Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek PAM Jaya Sebarkan Bau Menyengat

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 05:11 WIB | Oleh:
Proyek PAM Jaya Sebarkan Bau Menyengat Doc: ist
Ket. PAM Jaya

JAKARTA – PAM Jaya saat ini tengah mengaduk-aduk saluran untuk pemasangan pipa air. Hal ini membuat bau menyengat menyebar ke mana-mana sehingga mengganggu warga. Air berbau menyengat di Jalan Satu Maret, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat adalah imbas proyek Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya yang tengah memasang pipa air bersih di kawasan itu. 

"Bau itu hasil kerjaan PAM. Info dari pengurus RT, PAM buang lumpurnya, bekas galian, ke saluran Jalan Satu Maret," ujar Kasudin SDA Jakbar, Purwanti Suryandari saat dihubungi di Jakarta, Senin. Purwanti pun menegaskan bahwa PAM Jaya segera diminta untuk melakukan pengurasan.

"Nanti PAM-nya disuruh kuras saluran itu," katanya. Lebih lanjut, kata Purwanti, masalah itu telah dikoordinasikan dengan Dinas Bina Marga dan PAM Jaya. "Sedang dikoordinasikan oleh Dinas Bina Marga ke PAM," katanya. 

Tampak di lokasi pada Senin sore, air got membentuk kolam kecil berukuran 2 x 3 meter di tepi jalan. Air kotor berbau menyengat itu pun meluber hingga membuat becek badan jalan. Bagian pinggir jalan pun tampak rusak akibat rembesan air. Di sekitar lokasi, masih terpasang papan pembatas proyek yang menutup salah satu lajur.

Di area proyek galian itu tertulis "Sedang dilakukan upaya peningkatan layanan air perpipaan" yang disertai nomor pusat layanan (call center) PAM Jaya. Kendati galian tersebut tampak telah selesai dikerjakan dengan beberapa titik bekas galian sudah ditutup menggunakan tanah dan semen, pembatas proyek yang menutup jalan tak kunjung dibongkar.

Dodi (64), seorang tukang parkir minimarket di dekat lokasi menyebut bahwa banjir air got hitam bermula sejak adanya proyek galian pipa. "Udah lama, dua mingguan lebih, dari sebelum puasa ini, jadi banjir. Jadi air, got ini naik. Ini air hitam dari got, setelah digali jadi mampat, tak ngalir, semenjak ada galian," ujar Dodi.

Kondisi air yang hitam ini tak hanya merusak jalanan, tetapi juga menimbulkan aroma tak sedap yang sangat mengganggu aktivitas warga maupun roda perekonomian di sekitarnya. Imbas bau ini pun dirasakan langsung oleh Dodi dan para pekerja ataupun pelanggan di dalam minimarket tersebut.

Menurutnya, tak jarang bau got yang tepat berada di depannya masuk ke dalam area minimarket. "Pembeli juga kasihan di dalam toko, itu orang jika menginjak (air got) dari luar masuk ke dalam, jadi bau sampe ke dalam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.