Gubernur Pramono Dorong Kemitraan Strategis di World Engineering Day 2026 Jakarta
📅 Selasa, 03 Mar 2026, 21:37 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Pemprov DKI Jakarta
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut para delegasi World Engineering Day (WED) 2026 melalui jamuan makan malam di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (3/3). Delegasi yang hadir terdiri dari insinyur, pembuat kebijakan, serta inovator kelas dunia, menegaskan peran strategis Jakarta dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis rekayasa dan inovasi.
"Kami bangga menjadi tuan rumah bagi para insinyur, pembuat kebijakan, inovator, dan pemimpin dari seluruh dunia yang berkumpul untuk memperkuat peran rekayasa dalam pembangunan berkelanjutan," ujar Gubernur Pramono, yang berlatar belakang Insinyur Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung.
Ia menyoroti persoalan mobilitas warga Jakarta, di mana setiap hari lebih dari lima juta orang datang ke kota dan kembali ke daerah penyangga. Sebagian besar masih menggunakan kendaraan pribadi, padahal konektivitas transportasi publik telah mencapai sekitar 92 persen. Namun, tingkat penggunaan transportasi umum hanya sekitar 25 - 26 persen dari total populasi.
"Ini masih menjadi pekerjaan rumah. Kami berharap ke depan terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam bermobilitas sehingga Jakarta dapat berkembang sebagai kota berbasis transportasi publik," jelas Gubernur Pramono.
Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang kolaborasi global melalui inovasi rekayasa dan kemitraan strategis. Transformasi kota dalam setahun terakhir mencakup revitalisasi kawasan Blok M dan Kota Tua, pembangunan kawasan pedestrian terintegrasi di Dukuh Atas, pembongkaran pilar monorel di Rasuna Said, serta penataan trotoar di koridor tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Forum ini kami harapkan produktif dan menginspirasi. Nikmati pengalaman Anda di Jakarta, kota yang dinamis dan beragam. Kehadiran Anda diharapkan turut memberikan kontribusi bagi perekonomian Jakarta," tambahnya.
World Engineering Day ditetapkan UNESCO pada 2019 dan pertama kali diperingati global pada 2020. Momentum ini menyoroti kontribusi vital insinyur dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah mencerminkan penguatan peran Indonesia di tingkat regional dan global, sekaligus menegaskan pentingnya rekayasa teknik dalam mendorong kemajuan nasional. Forum ini mengusung tema "Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization" sejalan dengan visi transformasi Jakarta menjadi salah satu Top 50 Global City dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!