Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapanas–Bulog Ngebut Salurkan Bantuan, Sinyal Kuat Jaga Daya Beli Rakyat

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas–Bulog Ngebut Salurkan Bantuan, Sinyal Kuat Jaga Daya Beli Rakyat Doc: ANTARA/ Khalis Surry
Ket. Warga mengambil bantuan cadangan pangan pemerintah berupa beras 10 kilogram di Kantor Pos Cabang Utama Banda Aceh.

JAKARTA – Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog menegaskan komitmen mempercepat penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng pada 2026 sebagai langkah antisipatif menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Percepatan ini bukan sekadar soal distribusi, melainkan strategi menjaga keseimbangan pasokan di tengah potensi gejolak harga pangan.

Secara analitis, intervensi yang tepat waktu dapat meredam tekanan inflasi pangan, terutama bagi kelompok rentan yang paling terdampak fluktuasi harga.

Di saat yang sama, penyaluran bantuan juga menjadi instrumen pengungkit konsumsi rumah tangga yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan koordinasi distribusi yang lebih solid, kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar tanpa mengganggu mekanisme produksi dan serapan hasil petani.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menjelaskan program prorakyat itu telah menjadi direktif Presiden Prabowo Subianto sehingga harus dilaksanakan secepatnya. Pihaknya bersama Bulog memastikan telah melakukan berbagai upaya percepatan.

"Bantuan pangan tidak ditunda. Ini sudah menjadi direktif Bapak Presiden, tentu harus dilaksanakan dan sesegera mungkin. Namun persiapan harus matang karena distribusinya banyak," kata Ketut dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (28/2).

Sebagai langkah percepatan, per 26 Februari lalu, Ketut mengaku pihaknya telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bahwa anggaran terkait penyaluran bantuan pangan telah tersedia pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas.

Oleh karena itu dia meminta Perum Bulog untuk segera menyusun rencana jadwal salur untuk seluruh wilayah.

"Lengkap dulu barangnya dengan metode yang disiapkan oleh teman-teman Bulog (baru disalurkan)," ujar Ketut.

Lebih lanjut, Bapanas terus mendorong Bulog untuk mengumpulkan stok Minyakita yang bersumber dari Domestic Margin Obligation (DMO). Adapun kebutuhan minyak goreng rakyat Minyakita untuk program bantuan pangan tahun 2026 sebanyak 132.980.436 liter, sehingga kesiapan stok sebelum penyaluran penting dipastikan.

"Tentu bantuan pangan ini kan sedang diproses dan penugasan sudah berjalan. Kita sedang mengumpulkan alokasi minyak goreng untuk Minyakita. Nah kalau nanti Minyakita kita sudah dapat, tentu Bulog segera akan menyalurkan dan harus segera dilakukan," terang Ketut.

Lebih lanjut Ketut mengatakan alokasi pasokan Minyakita untuk program bantuan pangan juga telah ditetapkan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman per 24 Februari.

Dalam surat yang ditujukan kepada 73 produsen minyak goreng tersebut disampaikan penetapan alokasi setiap produsen dan meminta untuk segera berkoordinasi intensif dengan Bulog dalam pemenuhan target DMO tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Polres Bekasi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.