Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aceh Ramadan Festival, Kekuatan Kolektif Penggerak Warisan Budaya

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pemerintah Aceh juga terus berupaya melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi secara bertahap, agar masyarakat terdampak dapat kembali bangkit dan aktivitas sosial ekonomi segera pulih, ujar dia.

"Semangat penyelenggaraan festival ini menjadi simbol bahwa di tengah ujian, masyarakat Aceh tetap kuat, bersatu, dan optimis menatap masa depan. Mari kita tampilkan wajah Aceh yang ramah, santun dan profesional, sehingga kesan yang tertanam di hati para pengunjung adalah kesan yang indah dan membanggakan," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Dedy Yuswadi mengatakan Aceh Ramadhan Festival 2026 berlangsung dari 1 sampai 7 Maret 2026.

"Kegiatan ini merepresentasikan perjalanan spiritual Ramadhan yang menghadirkan harmoni antara ibadah, budaya, ekonomi umat, serta kebersamaan masyarakat Aceh sebagai identitas Serambi Mekah yang hidup dan menginspirasi," katanya.

Menurut dia, Aceh Ramadhan Festival tahun tersebut menjadi semakin istimewa karena kembali terpilih sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, program strategis Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang menghadirkan 125 ajang terbaik dari 38 provinsi di seluruh Indonesia guna memperkuat daya tarik pariwisata nasional sekaligus mendorong pemerataan dampak ekonomi daerah.

Adapun rangkaian Aceh Ramadhan Festival 2026 meliputi Gampong Ramadhan, pameran Mushaf Al-Qur’an yang digagas Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh dan talkshow Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan bersama Bank Indonesia dan OJK.

Kemudian Ramadhan Berbagi bersama Pertamina dan Grab, Live Tadarus Al Quran, program Ramadhan Donasi untuk bencana dan buka puasa bersama dalam rangka Khanduri Nuzulul Quran.

Ia menambahkan penyelenggaraan Aceh Ramadhan Festival 2026 memiliki makna tersendiri. Di mana kegiatan tersebut tidak menggunakan dukungan anggaran APBA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, karena Pemerintah Aceh memprioritaskan anggaran untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir di Aceh.

"Semangat kolaborasi dan gotong royong seluruh pihak menjadikan festival ini tetap dapat terselenggara sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga syiar Ramadhan di Tanah Rencong," katanya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga terlaksananya Aceh Ramadhan Festival.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.