Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Unjuk Gigi, Santan Olahan dan Gudeg Kaleng Masuk Pasar Belanda

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Unjuk Gigi, Santan Olahan dan Gudeg Kaleng Masuk Pasar Belanda Doc: ANTARA/HO-Kemendag
Ket. Salah satu produk gudeg kaleng yang ditawarkan oleh pelaku UMKM dalam penjajakan bisnis yang difasilitasi oleh Atase Perdagangan RI Den haag di Belanda.

JAKARTA – Pentingnya UMKM menembus pasar luar negeri terletak pada peluang ekspansi yang jauh lebih luas dibanding pasar domestik.

Dengan masuk ke pasar ekspor, UMKM tidak hanya memperbesar volume penjualan, tetapi juga mendiversifikasi sumber pendapatan sehingga lebih tahan terhadap perlambatan ekonomi dalam negeri.

Selain itu, penetrasi pasar global mendorong peningkatan standar usaha. UMKM dituntut memenuhi aspek kualitas, konsistensi pasokan, sertifikasi, hingga tata kelola yang lebih profesional. Proses ini secara tidak langsung memperkuat daya saing dan reputasi produk di tingkat internasional.

Dari sisi makro, keterlibatan UMKM dalam ekspor berkontribusi pada peningkatan devisa dan pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Semakin banyak UMKM yang naik kelas dan terhubung ke rantai pasok global, semakin kuat pula fondasi ekonomi nasional yang berbasis pada pelaku usaha kecil dan menengah.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI Den Haag di Belanda menyebut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berhasil mencatat potensi transaksi untuk produk gudeg kaleng dan santan olahan sebesar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,50 miliar.

Atase Perdagangan RI Den Haag Annisa Hapsari mengatakan, potensi transaksi ini didapatkan dari hasil penjajakan bisnis (business matching) secara daring antara PT Risquna Dewaksara dan PT Aloe Vera Indonesia dengan importir Belanda Interaromat BV.

"Produk makanan berbasis nabati berpotensi menjangkau konsumen di Belanda yang tertarik dengan makanan etnik. Selain itu, minat terhadap produk olahan Indonesia menunjukkan adanya peluang untuk memperluas pasar ke Eropa," ujar Annisa dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (28/2).

Annisa mengatakan, ITPC akan terus memantau perkembangan dari business matching untuk memfasilitasi segala bentuk tindak lanjutnya.

Ia juga meminta kedua UMKM tersebut untuk mengirimkan contoh produk ke Belanda. Produk-produk tersebut nantinya akan dipamerkan di Rumah Pameran, atau Trade Display, pada Indonesia House Amsterdam di kota Amsterdam, Belanda.

"Display produk tersebut sangat memudahkan pengenalan kepada buyer,” katanya.

Annisa mendorong para eksportir makanan dan minuman Indonesia untuk memanfaatkan peluang produk makanan dan minuman berbasis nabati dan bernilai etnik untuk dijajaki di pasar Belanda dan Eropa.

Namun, Annisa menekankan bahwa produk-produk tersebut juga harus memenuhi standar mutu, konsistensi pasokan, hingga kepatuhan terhadap regulasi impor pangan Eropa.

Pada 2025, total perdagangan Indonesia dengan Belanda mencapai 6,58 miliar dolar AS. Nilai total ekspor Indonesia ke Belanda adalah 5,69 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Belanda 888,24 juta dolar AS. Indonesia mencatatkan surplus terhadap Belanda sebesar 4,81 miliar dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.