Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian UMKM Dorong Produk Jayawijaya Naik Kelas

📅 Senin, 28 Sep 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian UMKM Dorong Produk Jayawijaya Naik Kelas Doc: ANTARA/ HO-Kementerian UMKM
Ket. Ilustrasi-Tumpukan sabut kelapa sebelum diproses untuk diekspor disimpan di gudang.

WAMENA – Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) RI mengharapkan produk-produk lokal terus dikembangkan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Asisten Deputi Pembinaan Jabatan Fungsional Pengembangan Kewirausahaan Kementerian UMKM Adi Trisnojuwono di Wamena, Senin (28/9), mengatakan produk lokal di Kabupaten Jayawijaya harus dikelola secara baik sehingga dapat diterima di pasaran.

“Produk UMKM seperti kopi, noken, berbagai kerajinan tangan asli itu harus dikemas secara baik supaya dapat diterima di pasaran lokal, nasional bahkan internasional,” katanya.

Menurut dia, pameran mini yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya bekerja sama dengan dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) beberapa waktu lalu sangat baik dalam mendorong pemasaran produk UMKM.

“Kami merasa puas dan bangga atas kegiatan pameran mini dan peluncuran Noken Cenderawasih yang dilaksanakan oleh Pemkab Jayawijaya dan Dekranasda Kabupaten Jayawijaya. Kami melihat semangat pak bupati dalam menginspirasi dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di Jayawijaya ini sangat baik, dan itu harus dipertahankan,” ujar dia.

Ia menjelaskan dorongan Pemkab Jayawijaya sangat baik dalam menggerakkan UMKM berkreasi, berkarya sehingga menghasilkan produk-produk yang luar biasa.

“Bahkan hasil-hasil produk UMKM masyarakat diapresiasi oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dengan memberikan hak kekayaan intelektual untuk produk Noken Cenderawasih,” ujar dia.

Dia menambahkan produk UMKM yang telah memperoleh pengakuan hak atas kekayaan intelektual (Haki) maka produk itu akan semakin dikenal luas dan akan menambahkan nilai dari produk-produk yang hasilkan tersebut.

“Kami tentu berharap dengan adanya produk-produk UMKM yang berkualitas, pengakuan dari pemerintah maka dapat berdampak terhadap pendapatan masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan UMKM memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan secara nasional maupun daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten di Papua Pegunungan untuk terus mendorong produk-produk UMKM supaya berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat di sini,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Jenguk Korban Keracunan MBG...
Megapolitan
Kasus ISPA Melonjak, Dinkes...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.