Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemlu: Keberangkatan Pasukan Perdamaian RI ke Gaza Dilakukan Bertahap

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu: Keberangkatan Pasukan Perdamaian RI ke Gaza Dilakukan Bertahap Doc: Pen Koarmada RI
Ket. Personel TNI AL menggelar apel kesiapan pasukan yang akan dikirim ke Gaza di Kolinlamil, Jakarta (19/2/2026).

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan pengerahan ribuan personel Indonesia ke Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF)untuk Jalur Gaza, Palestina, akan dilakukan secara bertahap dan rencana pengiriman masih menunggu finalisasi.

"Tentu akan ada tahapan-tahapannya, tetapi hal ini masih perlu dipastikan secara detail ... karena tidak mungkin langsung dikirim sebanyak itu dalam satu waktu," kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang saat ditemui usai taklimat media di Jakarta, Jumat (27/2).

Ia menambahkan pengerahan secara bertahap adalah hal yang lumrah dalam operasional pasukan penjaga perdamaian, tak terkecuali personel RI yang akan bertugas di ISF.

Teknis pengerahan pasukan RI ke Gaza, kata Yvonne, masih akan dimatangkan oleh Kemlu dengan pihak terkait seperti TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Pembahasan mencakup batasan mandat (caveat) dalam pengerahan pasukan RI di Gaza, seperti penekanan hanya pada misi non-tempur dan tidak untuk demiliterisasi, katanya.

Yvonne menegaskan bahwa Kemlu terlibat aktif bersama Kemhan dalam seluruh proses perencanaan pengerahan pasukan RI untuk misi kemanusiaan di Gaza.

"Semua akan ada tahapannya dan teknisnya juga dirancang bersama rekan di Kemhan ... proses penetapan Wakil Panglima ISF juga masih dalam proses," ujarnya.

Pada KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington pada 19 Februari, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia mengirimkan sedikitnya 8.000 personel untuk berpartisipasi dalam misi perdamaian di Gaza.

Sementara itu, kelompok pertama pasukan yang tergabung dalam ISF kemungkinan akan dikirim ke Gaza pada awal April, menurut laporan portal berita Asharq Al-Awsat, mengutip mediator Amerika Serikat dalam perundingan dengan Hamas, Bishara Bahbah.

Bahbah mengatakan pasukan Indonesia akan ditempatkan di bagian selatan wilayah Jalur Gaza, sementara unit dari negara lain akan bertanggung jawab atas wilayah lain di kawasan tersebut.

"Sejauh yang saya ketahui, kelompok pertama pasukan sebagai bagian dari kekuatan ini akan memasuki Gaza pada awal April, dan kontingen yang lebih besar akan dikerahkan bulan depan," katanya, Kamis (26/2).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Persebaya Surabaya kalahkan Persija Jakarta

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Persebaya Surabaya kalahkan...

Pencapaian penyaluran KUR sektor produksi

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pencapaian penyaluran KUR s...

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peringatan Hari Mangrove Se...

Balap Traktor 2026 di Klaten

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Balap Traktor 2026 di Klaten
Nasional
Kampanye pelestarian harima...

GoPay Bagikan Tips Hindari Modus Penipuan CS Palsu

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
GoPay Bagikan Tips Hindari...
Luar Negeri
Bursa Tokyo Berhasil Bangki...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.