Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

📅 Senin, 24 Agu 2026, 19:30 WIB | Oleh:
Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemprov Jatim di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kabupaten Manggarai, NTT.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong optimalisasi pendampingan psikososial bagi lansia terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Bukan hanya kebutuhan logistik yang harus kita pikirkan. Layanan kesehatan dan pendampingan psikososial juga penting, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” kata Khofifah saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemprov Jatim di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kabupaten Manggarai, seperti keterangan diterima di Surabaya, Senin.

Menurut Khofifah, penanganan warga terdampak gempa tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan logistik. Kondisi psikologis warga, terutama kelompok rentan yang masih berada di pengungsian, juga perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pemprov Jatim telah mengirimkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) sebanyak lima orang. Tim tersebut telah berada di lokasi selama tiga hari untuk memberikan pendampingan kepada warga terdampak, khususnya anak-anak dan lansia.

“Kami mengirim tim LDP, Layanan Dukungan Psikososial. Tim LDP ini ada lima orang yang sudah tiga hari berada di sini. Ini tim trauma healing. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan penguatan kepada anak-anak, bapak, ibu, dan lansia. Mereka membutuhkan waktu untuk mendapatkan pendampingan, konseling, dan trauma healing,” ujarnya.

Pendampingan bagi lansia dilakukan dengan membantu menenangkan perasaan, mengurangi kepanikan, serta meredakan dampak stres setelah mengalami bencana.

Tim juga menerapkan teknik defusing dan debriefing sebagai bagian dari proses pendampingan untuk mencegah munculnya trauma lanjutan (secondary trauma).

Melalui pendekatan tersebut, lansia diberi ruang untuk menceritakan pengalaman yang dialami sekaligus dibantu mengelola rasa takut dan kepanikan setelah gempa. Pendampingan juga diarahkan agar warga secara bertahap dapat kembali merasa aman di tengah situasi pengungsian.



Khofifah menegaskan pendampingan psikososial tidak dapat dilakukan hanya melalui satu kali pertemuan. Selama warga masih berada dalam situasi bencana dan pengungsian, dukungan psikologis perlu terus diberikan.

“Prosesnya tidak cukup hanya sekali. Penguatan, konseling, dan trauma healing ini membutuhkan waktu. Karena itu, selama masih dalam situasi bencana dan pengungsian, pendampingan perlu terus dilakukan agar anak-anak, bapak, ibu, dan lansia bisa kembali kuat,” katanya.

Selain pendampingan psikososial, Pemprov Jatim juga memperkuat layanan kesehatan bagi warga terdampak, termasuk lansia. Khofifah mengatakan kelompok tersebut perlu mendapat pemantauan karena berada dalam kondisi pengungsian setelah mengalami bencana.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah mengirimkan tujuh dokter ortopedi serta 10 dokter dan perawat untuk membantu pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng. Sebanyak 14 jenis obat-obatan yang dibutuhkan warga di pengungsian juga telah dikirim untuk mendukung pelayanan kesehatan di lapangan.

“Untuk para lansia, mereka membutuhkan perhatian dan pendampingan. Kita berharap layanan kesehatan bisa berjalan dengan baik sehingga mereka merasa lebih aman dan tidak sendiri dalam menghadapi situasi ini,” katanya.

Khofifah mengatakan penanganan warga terdampak gempa membutuhkan gotong royong berbagai pihak.

Pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, dunia usaha, dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing untuk mendukung proses pemulihan.



“Kita semua bersaudara. Mudah-mudahan yang sakit segera sembuh dan seluruh warga diberikan kekuatan. Yang penting sekarang bagaimana kita bersama-sama memberikan penguatan agar mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian ini,” kata Khofifah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.