Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Selatan Akhirnya Setuju Berbagi Data dengan Google Maps

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 13:43 WIB | Oleh:
Korea Selatan Akhirnya Setuju Berbagi Data dengan Google Maps Doc: CNA/Reuters
Ket. Aplikasi Google Maps ditampilkan di sebuah ponsel pintar di Seoul, Korea Selatan pada 24 Agustus 2016

SEOUL - Google Maps akan segera berfungsi dengan baik di Korea Selatan setelah Seoul pada hari Jumat (27/2) setuju untuk berbagi data dengan aplikasi populer tersebut. Namun pembatasan akan mencegah terungkapnya lokasi militer sensitif.

Korea Selatan berada di samping negara-negara seperti Tiongkok dan Russia sebagai salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana Google Maps tidak berfungsi sepenuhnya.

Seoul telah berulang kali menolak permintaan untuk berbagi data peta presisi dengan Google, dengan alasan hal itu dapat mengungkap lokasi militer sensitif dan melemahkan pertahanan terhadap Korea Utara.

Setelah hampir 20 tahun, Kementerian Pertanahan Korea Selatan telah mengubah haluan, memberikan izin untuk berbagi data peta dengan "kondisi keamanan yang ketat".

Street View dan citra deret waktu historis di Google Earth harus menyembunyikan fasilitas militer dan keamanan Korea Selatan, kata kementerian tersebut.

Seoul juga akan meminta Google untuk menghapus tampilan koordinat dan memberlakukan "pembatasan pengungkapan" wilayah Korea Selatan pada layanan global Google Maps dan Google Earth.

Google berpendapat bahwa keberatan Seoul secara tidak adil membatasi perusahaan untuk menawarkan berbagai layanan pemetaan lengkap, seperti informasi transportasi umum, peta satelit, dan petunjuk arah mengemudi.

Mesin pencari Naver buatan dalam negeri—yang hanya menggunakan peta yang disediakan pemerintah yang menyamarkan instalasi sensitif—adalah salah satu pemimpin domestik dalam layanan pencarian dan pemetaan di Korea Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Potensi Gelombang Tinggi hi...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Ganda - 0...
Daerah
Bersihkan Abu Gunung Sinabu...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.