Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Siswa Keracunan Menu MBG, Dinkes Kota Bandarlampung: Sejumlah Sampel Makanan SPPG Sumber Rejo Terpapar Bakteri

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 19:58 WIB | Oleh:
Ratusan Siswa Keracunan Menu MBG, Dinkes Kota Bandarlampung: Sejumlah Sampel Makanan SPPG Sumber Rejo Terpapar Bakteri Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinkes Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung di Bandarlampung, Kamis (26/2).

BANDARLAMPUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil laboratorium sejumlah makanan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan GIZI (SPPG) Sumber Rejo terpapar bakteri. Kondisi itu mengakibatkan ratusan siswa di tiga sekolah keracunan.

"Berdasarkan hasil uji laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandarlampung menyatakan sejumlah sampel makanan dari SPPG Sumber Rejo, Kemiling, mengandung bakteri yang menyebabkan ratusan siswa di tiga sekolah keracunan," kata Kepala Dinkes Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung, dihubungi di Bandarlampung, Kamis (26/2).

Dia menyampaikan sampel tumis tahu, buncis, dan wortel, ditemukan hasil positif Bacillus cereus, yakni bakteri patogen yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare.

"Kemudian pada sampel ikan dori filet terdeteksi kandungan Bacillus cereus dan Salmonella, yang juga termasuk bakteri penyebab penyakit bawaan pangan (foodborne disease)," kata dia.

Namun, lanjutnya, untuk sampel makanan lainnya seperti nasi putih, telur ceplok, saus lada hitam, timun segar, anggur, orek tempe, rebusan buncis dan wortel, salak, serta saus barbeque juga dinyatakan negatif dari parameter bakteri patogen.

"Cemaran bakteri pada makanan olahan dapat terjadi akibat proses pengolahan, penyimpanan, maupun higienitas peralatan dan bahan baku yang kurang optimal," kata dia.

Dia menambahkan para korban yang terdampak makanan yang disiapkan oleh SPPG Sumber Rejo saat ini sudah dalam kondisi sehat, termasuk lima orang yang dirawat di rumah sakit.

"Kami harap kejadian seperti ini (keracunan MBG) tidak terulang lagi di Bandarlampung, sehingga diharapkan seluruh SPPG yang beroperasi di kota ini dapat menjaga keamanan pangannya," kata Muhtadi.

Sebagai informasi, ratusan siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung, diduga keracunan makanan dari Program MBG pada Rabu (13/2). Rata-rata para siswa tersebut mengalami diare sehingga tidak bisa masuk sekolah.

Atas insiden tersebut Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup sementara SPPG Sumber Rejo sampai ada tindakan steril dan renovasi pada dapur MBG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.