Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Imbau Masyarakat Tepi Sungai Waspada Banjir

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat Imbau Masyarakat Tepi Sungai Waspada Banjir Doc: ANTARA/Altas Maulana
Ket. Banjir akibat luapan Sungai Batang Pasaman, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman pada akhir November 2025 lalu.

SIMPANG EMPAT -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau masyarakat yang tinggal dekat aliran sungai agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan tinggi saat ini.

"Surat Edaran Nomor: 300.2.3/42/BPBD/2026 telah kami keluarkan ke camat, wali nagari (kepala desa), dan BUMN/BUMD, agar disampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Kamis.

Selain waspada dengan potensi banjir, kata dia, warga diminta tidak membuang sampah ke aliran sungai, tidak melakukan kegiatan pencemaran sungai, menghindari sementara kegiatan di bantaran aliran sungai, dan orang tua diajak menjaga anak-anak agar tidak bermain di tepi sungai.

Pihaknya juga diimbau kepada masyarakat agar bisa melakukan penanaman pohon.

"Kepada pihak wali nagari agar membuat imbauan dalam bentuk spanduk di tepi aliran sungai agar masyarakat bisa waspada," ujarnya.

Pasaman Barat memiliki sejumlah sungai besar yang rawan banjir sampai ke perumahan warga setiap musim hujan datang, dengan  aliran sungai yang rawan banjir itu tersebar di beberapa daerah yakni Sungai Batang Pasaman di Kecamatan Pasaman, serta Sungai Batang Sikabau dan Batang Bayang di Kecamatan Lembah Melintang.

Lalu Sungai Batang Batahan di Kecamatan Ranah Batahan dan Sungai Anak Air Haji di Kecamatan Sungai Aur.

"Setiap curah hujan tinggi, maka air sungai itu selalu meluap dan menggenangi rumah warga sekitar," katanya.

Selain di lima sungai besar itu, menurut dia, warga yang berada di daerah perbukitan, pegunungan, dan di tepi laut agar juga selalu waspada karena Pasaman Barat juga rawan longsor, terutama di Kecamatan Talamau dan rawan abrasi di Pantai Sasak.

"Saat ini cuaca tidak menentu atau ekstrem. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu siaga bencana," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.