Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Afghanistan Terima Bantuan 35 Ton Stok Medis dari WHO Pasca Gempa

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 18:58 WIB | Oleh:
Afghanistan Terima Bantuan 35 Ton Stok Medis dari WHO Pasca Gempa Doc: AFP/Ahmad Sahel Arman
Ket. Para warga mencari barang-barang mereka di tengah reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa bumi.

MOSKOW - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan telah mengirimkan 35 ton pasokan medis ke Afghanistan yang beberapa waktu sebelumnya dilanda gempa bumi kuat.

"Sebanyak 35 metrik ton pasokan medis darurat tiba di Afghanistan hari ini untuk mendukung respons darurat @WHOAfghanistan pasca gempa bumi dahsyat di wilayah timur," tulis WHO melalui akun X.

Bantuan tersebut mencakup paket medis anak untuk anak-anak yang terdampak kelaparan, perlengkapan trauma dan bedah, serta obat-obatan penting.

“Pengiriman ini merupakan langkah penting dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di wilayah terdampak gempa. Berkat para donor, tim @WHOAfghanistan bekerja tanpa henti untuk memastikan bantuan segera dan efektif sampai kepada mereka yang membutuhkan,” kata Wakil Perwakilan WHO untuk Afghanistan, Mukta Sharma.

Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang Afghanistan timur sekitar tengah malam pada 31 Agustus 2025.

Bencana itu berdampak di provinsi Kunar, Laghman, dan Nangarhar, menghancurkan banyak desa serta membebani sistem kesehatan yang sudah lama melemah akibat konflik, kemiskinan, dan bencana alam.

Berdasarkan data terbaru otoritas Afghanistan, jumlah korban meninggal telah meningkat menjadi 2.205 orang, sementara 3.640 lainnya mengalami luka-luka. Ant/Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.