Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanam Pohon Menteng Bareng Wagub Rano Dalam Gerakan: Merawat Masa Depan

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Menanam Pohon Menteng Bareng Wagub Rano Dalam Gerakan: Merawat Masa Depan Doc: istimewa

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno memulai gerakan penghijauan dengan menanam 40 pohon Menteng di area Taman Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (21/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-40 Bisnis Indonesia sekaligus simbol awal gerakan tanam pohon bertema “Merawat Masa Depan”.

Aksi penanaman ini menegaskan urgensi pelestarian lingkungan di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim yang kini semakin dirasakan langsung oleh masyarakat. Wagub Rano menyebut kegiatan semacam ini bukan hanya seremoni, tetapi langkah konkret menjaga keberlanjutan Jakarta di masa mendatang.

“Kita butuh kontribusi nyata dalam pelestarian alam. Saat ini, kita merasakan langsung dampak perubahan iklim,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa gerakan tanam pohon menjadi bagian dari upaya kolektif untuk melindungi lingkungan perkotaan dari ancaman ekologis yang terus berkembang. Karena itulah, kegiatan ini dipandang penting untuk memperkuat ketahanan ekologis kota besar seperti Jakarta yang menghadapi tekanan urbanisasi.

"Karena itu, kegiatan tanam pohon seperti ini sangat penting sebagai bagian dari upaya bersama merawat masa depan," katanya.

Pemprov DKI Jakarta, menurut Wagub Rano, terus mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menitikberatkan pada program mitigasi perubahan iklim dan konservasi alam. Komitmen tersebut juga sejalan dengan arah pengembangan green economy yang kini menjadi fokus besar Jakarta sebagai kota global.

Ia menyebut bahwa berdasarkan aturan, Jakarta idealnya memiliki 20 persen ruang terbuka hijau (RTH) sebagai penopang kualitas hidup warganya. RTH menjadi elemen penting untuk menekan polusi, memperbaiki kualitas udara, serta menjadi penyangga ekologis kota.

"Karena itu, kami terus menambah RTH dengan memanfaatkan aset daerah yang bisa diubah menjadi taman dan ruang publik, termasuk di area kolong tol," tambahnya.

Peningkatan RTH di Jakarta juga diwujudkan melalui revitalisasi berbagai ruang publik yang kini menjadi favorit warga. Wagub Rano mencontohkan keberhasilan Tebet Eco Park dan Taman Lapangan Banteng yang kini menjadi ruang interaksi sosial sekaligus zona hijau kota yang diminati berbagai kalangan.

Ia menilai antusiasme warga yang sangat besar menunjukkan bahwa kebutuhan ruang hijau makin mendesak. Keberadaan ruang publik hijau juga menjadi faktor penting yang membentuk kualitas kota sekaligus ruang untuk mengurangi stres masyarakat perkotaan.

Wagub Rano juga menekankan sisi ekologis dari pohon buah seperti Menteng yang dinilai memiliki peran berharga dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Tanaman buah dapat menarik burung dan satwa kecil sehingga taman menjadi lebih hidup dan dinamis.

"Tempat ini damai dan tenang, tapi kita jarang mendengar suara burung karena minim tanaman buah," ucapnya.

Dengan menanam pohon Menteng, ia berharap ekosistem taman bisa pulih dan menghadirkan kembali keragaman hayati yang menambah kualitas lingkungan kota. Menurutnya, kehadiran burung dan satwa kecil adalah penanda bahwa ekosistem berjalan baik dan lingkungan sehat.

"Dengan menanam pohon Menteng, kita juga menghidupkan ekosistem—menghadirkan kembali burung-burung dan kehidupan lain di taman," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.