Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Cianjur Pertahankan Kelangsungan Beras Pandanwangi

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 04:30 WIB | Oleh:
Pemkab Cianjur Pertahankan Kelangsungan Beras Pandanwangi Doc: ist
Ket. produksi beras

CIANJUR – Beras Pandanwangi adalah salah satu unggulan. Untuk itu, keberadaannya harus terus dipertahankan. Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan berbagai upaya guna melestarikan beras Pandanwangi. Salah satunya dengan menjaga ketersediaan bibit unggul di lahan seluas 5 hektare milik pemerintah daerah di Kampung Budaya Pandanwangi, Desa Tegallega.

Kepala UPTD Balai Benih Induk Pertanian Pandanwangi Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Cianjur Ihwan Munajat di Cianjur, Selasa, mengatakan dari lahan 5 ha tersebut tidak seluruhnya menghasilkan benih unggul.

Tercatat setiap musim panen atau per lima bulan sekali, dari lahan penyemaian seluas 5.000 sampai 1 ha dapat menghasilkan 1 ton bibit unggul yang dapat dijadikan benih kembali untuk ditanam, sehingga tidak seluruh lahan ditanam untuk bibit.

"Sebelum proses tanam benih melalui proses seleksi atau pendahuluan, masa vegetatif, fase berbunga, sampai fase masak, sehingga dapat menghasilkan bibit padi Pandanwangi unggulan dari lahan 1 hektar sekitar 1 ton yang siap dipasarkan," katanya.

Ia menegaskan sebagian besar dari lahan seluas 5 ha hasil panen gabah Pandawangi dijual untuk konsumsi dan 1 ton dipastikan untuk ditanam kembali menjadi benih yang akan dijual ke kalangan petani di berbagai wilayah di Cianjur.

Setiap tahun, menurut dia, pemerintah daerah dapat memasarkan benih sekitar 600-1 ton dengan harga mulai dari Rp25 ribu per kilogram dalam bentuk malai atau diikat dan Rp175 ribu per 5 kilogram dalam bentuk kemasan.

Hasil penjualan benih padi Pandanwangi menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk ke kas daerah Pemkab Cianjur, dimana setiap tahun pihaknya ditargetkan menghasilkan PAD sebesar Rp500 juta dari penjualan berbagai jenis bibit padi termasuk Pandanwangi.

"Setiap tahun target yang diberikan pemerintah untuk PAD dari benih Pandanwangi selalu mencapai target dan ketersediaan benih selalu terjaga dan mencukupi," katanya.

Benih padi dikelola dan jual belikan di UPTD Benih Induk Pertanian Pandanwangi Dinas TPHPKP Cianjur di Kampung Cilunjang Desa Sukamulya, Kecamatan Warungkondang, dan di tanam Kampung Budaya Pandanwangi, Desa Tegallega, Kecamatan Warungkondang.

"Selama ini, kami fokus menanam bibit sebagai upaya menjaga siklus ketersediaan benih sedangkan untuk berasnya di bidang yang lain, sehingga panen benih nantinya kembali ditanam untuk dijadikan benih, dan kami tidak menjual dalam bentuk beras,” katanya.

Dia menambahkan hasil panen padi Pandanwangi di Cianjur untuk bibit atau benih kembali umumnya berkisar sekitar 1 ton per hektar, dimana padi unggulan dengan aroma khas ini memiliki masa tanam sekitar 5 bulan atau 145-155 hari.

Sehingga padi varietas asli Cianjur itu, hanya bisa ditanam sekitar dua kali dalam setahun, dimana produksi ini didukung indikasi geografis hanya di beberapa kecamatan di Cianjur seperti Kecamatan Cianjur, Cilaku, Cibeber, Cugenang, Warungkondang, Gekbrong, dan Campaka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Pemkot Tangerang Percepat Bedah Rumah

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Percepat B...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.