Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pegawai Kemensos Main Judol? Skrining Mulai Diterapkan

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Pegawai Kemensos Main Judol? Skrining Mulai Diterapkan Doc: ant
Ket. judol

JAKARTA – Beberapa pegawai Kementerian Sosial diindikasi bermain judi online (judol). Maka, Kemensos mulai membenahi kedisiplinan internal seluruh jajarannya, termasuk menskrining oknum pegawai kementerian itu yang terindikasi terlibat praktik judi online (judol).  

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memberikan arahan kepada para pegawai di Gedung Aneka Bakti Kemensos, Jakarta, Selasa, mengungkapkan bahwa praktik transaksi judi online saat ini mulai menjangkiti para pegawainya sebagaimana merujuk laporan resmi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 

"Masih ada di sekitar teman-teman yang belum disiplin, ada yang masih main judi online, data ini kelihatan banget namanya siapa, mainnya berapa, bahkan ada yang main pada saat jam kantor," kata dia. 

PPATK, menurut dia, melaporkan bahwa setidaknya dalam medio 2024-2025 mencatat ada sebanyak 1.900 oknum pegawai kementerian sosial terindikasi terlibat transaksi judol, dengan nilai transaksi keluar mencapai Rp8,6 miliar.   

Adapun komposisi oknum pegawai tersebut terdiri atas 1.800 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 42 PNS/Aparatur Sipil Negara (ASN), serta selebihnya PPPK paruh waktu.

"Sebanyak 97,9 persen dari kelompok PPPK tersebut dipaparkan merupakan pegawai yang baru diangkat pada tahun 2025 dari eks tenaga non-ASN, sehingga temuan ini menjadi evaluasi terhadap saringan integritas pada proses pengangkatan pegawai," kata dia. 

Kementerian Sosial menilai peristiwa tersebut menjadi masalah serius yang tidak hanya berpotensi mengancam kedisiplinan pegawai, tetapi juga integritas - mental pelayanan sehingga harus ditindaklanjuti.  

Untuk itu, Saifullah juga memastikan bahwa Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial akan memverifikasi data tersebut, bahkan tidak mungkin memanggil oknum pegawai bersangkutan guna menentukan langkah pembinaan.   

"Paling tidak ini bisa jadi cermin buat kita. Kita punya tugas memberikan perlindungan, jaminan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial sesuai arahan Bapak Presiden, maka kita sendiri harus disiplin," kata dia di hadapan ratusan pegawai dengan muka mimik tersenyum tapi suara yang menekan.  

Disamping penanganan itu, Mensos pun mengajak seluruh jajaran Kemensos untuk tidak melakukan penyimpangan anggaran dan memperkuat komitmen antikorupsi dalam menjalankan tugas pelayanan sosial masyarakat.  

Dia mengakui, dirinya mengantongi banyak informasi terkait pelanggaran kedisiplinan dari tingkat ringan- berat dari seluruh unit kerja Kementerian Sosial di seluruh Indonesia.  

"Saya nanti juga akan dikoreksi oleh penerus saya dengan Pak Wamen. Untuk itu Bapak-Ibu sekalian, waktu saya yang lima tahun ini saya ingin bersama teman-teman sekalian ini gandeng tangan bikin prestasi. Lalu naikkan tunjangan kinerja, kita naikkan!. Tukin itu halal itu, halal itu! Hidup Tukin! Hidup Tukin!," seru Mensos disambut sorak bersorak sangat meriah diiringi suara drum panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.