Pemkab Sigi Tegas Tutup Ruang Tambang Emas Ilegal, Prioritaskan Lingkungan dan Masa Depan Daerah
📅 Senin, 23 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Sigi - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan tidak pernah mengizinkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di daerah tersebut.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan belum lama ini seluruh kepala-kepala daerah melaksanakan rapat koordinasi bersama gubernur dan unsur Forkopimda di Sulteng membahas perbaikan tata kelola pertambangan yang ramah dan berwawasan lingkungan.
"Jadi salah satu poin hasil rapat itu disepakati bahwa semua kawasan tambang emas yang tidak punya izin harus dilarang beroperasi, termasuk di Kabupaten Sigi," kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Senin (23/2).
Ia mengemukakan pemerintah daerah terus berkomitmen dalam menjaga dari pencemaran lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal tersebut.
"Untuk tambang yang memiliki izin saja harus dilihat bagaimana komitmen perusahaan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) agar tidak terjadi pencemaran lingkungan," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menuturkan khusus di Kabupaten Sigi bebas dari aktivitas tambang emas ilegal dan hanya fokus pada sektor pertanian, pariwisata serta peternakan.
"Termasuk galian c, apabila ada yang melanggar dan tidak berkomitmen dengan aturan yang berlaku maka kami berikan teguran," sebutnya.
Berdasarkan data BBTNLL terdapat tujuh lokasi tambang emas ilegal di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu di Kabupaten Sigi seperti Kintabaru 0,13 hektare, Ueloe 0,3 hektare, Sibowi 0,5 hektare, dan Kangkuro 2,5 hektare.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!