Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sigi Tegas Tutup Ruang Tambang Emas Ilegal, Prioritaskan Lingkungan dan Masa Depan Daerah

📅 Senin, 23 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Sigi Tegas Tutup Ruang Tambang Emas Ilegal, Prioritaskan Lingkungan dan Masa Depan Daerah Doc: Antara
Ket. Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae bersama pimpinan Forkopimda saat menuju Dusun Kankuro Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi untuk menutup kawasan tambang emas ilegal, Minggu (27/4).

Sigi - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan tidak pernah mengizinkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di daerah tersebut.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan belum lama ini seluruh kepala-kepala daerah melaksanakan rapat koordinasi bersama gubernur dan unsur Forkopimda di Sulteng membahas perbaikan tata kelola pertambangan yang ramah dan berwawasan lingkungan.

"Jadi salah satu poin hasil rapat itu disepakati bahwa semua kawasan tambang emas yang tidak punya izin harus dilarang beroperasi, termasuk di Kabupaten Sigi," kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Senin (23/2).

Ia mengemukakan pemerintah daerah terus berkomitmen dalam menjaga dari pencemaran lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal tersebut.

"Untuk tambang yang memiliki izin saja harus dilihat bagaimana komitmen perusahaan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) agar tidak terjadi pencemaran lingkungan," ucapnya.

Ia menuturkan khusus di Kabupaten Sigi bebas dari aktivitas tambang emas ilegal dan hanya fokus pada sektor pertanian, pariwisata serta peternakan.

"Termasuk galian c, apabila ada yang melanggar dan tidak berkomitmen dengan aturan yang berlaku maka kami berikan teguran," sebutnya.

Berdasarkan data BBTNLL terdapat tujuh lokasi tambang emas ilegal di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu di Kabupaten Sigi seperti Kintabaru 0,13 hektare, Ueloe 0,3 hektare, Sibowi 0,5 hektare, dan Kangkuro 2,5 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.