Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kawasan Gunung Rinjani Mencapai Rp21 Miliar 

📅 Senin, 17 Nov 2025, 07:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kawasan Gunung Rinjani Mencapai Rp21 Miliar  Doc: ANTARA
Ket. Tenda pendaki di kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat di Mataram, Senin (17/11/2025).

MATARAM – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan Gunung Rinjani hingga Oktober 2025 mencapai Rp21.653.993.500.

"Capaian PNBP ini menunjukkan tren positif," kata Kepala Balai TNGR Yarman di Mataram, Senin (17/11).

Ia mengatakan dana PNBP dari destinasi kawasan Gunung Rinjani tersebut seutuhnya masuk ke dalam kas negara atau menjadi pendapatan negara.

"PNBP yang meningkat menjadi bukti bahwa pengelolaan wisata alam dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan kontribusi bagi pendapatan negara," kata Yarman.

Sementara itu, jumlah pengunjung wisatawan asing maupun lokal hingga Oktober 2025 yang melakukan pendakian menuju Gunung Rinjani Lombok mencapai 72.528 orang. Sedangkan jumlah pengunjung pada destinasi wisata non pendakian yakni 43.502 orang.

"Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani telah menyedot perhatian lokal maupun mancanegara dengan total kunjungan yang terus naik mencapai 72.528 orang pada destinasi wisata pendakian," katanya.

Ia mengatakan semakin banyak pengunjung maka semakin besar beban pengelolaan.

Oleh karena itu, diharapkan para wisatawan maupun masyarakat ikut andil menjadi bagian dari solusi dengan menerapkan Go Rinjani Zero Waste untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke kawasan.

Berdasarkan data sementara total jumlah sampah dari aktivitas pendakian sebanyak 28.410,64 kilogram dan dari aktivitas non pendakian sebanyak 989,22 kilogram.

"Data itu merupakan sampah yang dibawa turun kembali dari kawasan dan sebagian besar merupakan sampah anorganik," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat maupun wisatawan yang melakukan pendakian untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan untuk kepentingan bersama.

"Dari Rinjani untuk Indonesia, mari terus dukung pariwisata berkelanjutan yang bukan hanya indah dipandang, tapi juga mensejahterakan dan menjaga alam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.