Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar ITB Sarankan Lepas Terminal Aki dan Jaga Baterai 40–60 Persen
📅 Selasa, 21 Apr 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Pengamat industri otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan kepada pemilik kendaraan berbasis baterai yang hendak meninggalkan kendaraan cukup lama agar melepas terminal negatif aki 12V yang tertanam pada kendaraan.
“Melepas aki terminal negatif itu, bertujuan untuk mencegah deep discharge yang merusak,” kata Yannes Martinus Pasaribu di Jakarta, Selasa (21/4).
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dari kendaraan tersebut, pemilik juga harus memperhatikan kondisi baterai dari mobil elektrik. Menurut Yannes, setidaknya baterai dari kendaraan tersebut harus terisi pada 40-60 persen.
Kegiatan itu disarankan untuk mencegah terjadinya degradasi baterai mobil listrik. Menurut dia, hal itu merupakan proses alami penurunan kapasitas dan kemampuan sel baterai untuk menyimpan energi seiring berjalannya waktu dan penggunaan.
Yang lebih parahnya lagi, kejadian tersebut dapat memengaruhi berkurangnya jarak tempuh (range) maksimal dan penurunan performa pengisian daya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Hindari kondisi kosong atau penuh yang mempercepat degradasi,” lanjut dia.
Pemilik kendaraan juga perlu untuk menonaktifkan semua fitur connected car dan keyless entry agar tidak menguras aki 12V yang dimiliki oleh kendaraan tersebut dan parkirkan kendaraan di tempat teduh dengan suhu stabil 15-25°C.
“Semuanya agar menjaga kesehatan sel baterai saat ditinggal dalam jangka panjang,” ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk berjaga-jaga, instruksikan kepada orang yang dipercaya untuk menghidupkan mobil dalam posisi "Ready" selama 15-20 menit setiap 1-2 minggu agar sistem mengisi kedua baterai secara otomatis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!