Presiden Prabowo dan Trump Capai Kesepakatan Perdagangan yang Memangkas Tarif Menjadi 19%.
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 14:28 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKedua negara mencapai kerangka kerja pada Juli lalu, di mana Indonesia setuju untuk menghapus tarif pada lebih dari 99 persen barang Amerika dan menghilangkan hambatan non-tarif, sementara AS memangkas bea masuk produk Indonesia menjadi 19 persen dari angka yang diancamkan sebesar 32 persen.
Kesepakatan ini membantu menjaga hubungan perdagangan antara kedua negara, yang nilai perdagangan bilateral tahunannya mencapai lebih dari 40 miliar dolar AS.
Bagi AS, perjanjian ini menurunkan hambatan untuk menjual produk ke negara terpadat keempat di dunia dan dapat memberikan perusahaan Amerika lapangan bermain yang lebih adil di pasar yang berupaya menarik investasi manufaktur dan investasi lainnya dari perusahaan yang mempertimbangkan untuk melakukan diversifikasi rantai pasokan yang berfokus pada Tiongkpk.
Pada bulan Juli, Trump mengatakan bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan Indonesia, tetapi penandatanganan terhenti pada akhir tahun 2025, dengan pejabat AS mengatakan bahwa Indonesia menarik kembali beberapa komitmennya. Pejabat Indonesia menghubungkan penundaan tersebut dengan penutupan pemerintahan AS dan mengatakan bahwa pembicaraan berjalan lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Indonesia, kesepakatan ini juga terjadi ketika negara tersebut menghadapi tantangan pasar setelah MSCI memperingatkan tentang daya tarik pasar saham dan Moody's menurunkan prospek kredit kedaulatan, dengan alasan ketidakpastian kebijakan dan tata kelola yang lemah di bawah pemerintahan Prabowo.
Munculnya pertanyaan tentang kemungkinan pengambilalihan salah satu tambang emas terbesar di negara itu oleh pemerintah telah menambah kekhawatiran investor.
Penurunan bea masuk dapat membantu mendukung masuknya devisa pada saat rupiah diperdagangkan mendekati titik terendah sepanjang masa terhadap dolar dan pertumbuhan ekonomi tetap lesu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penandatanganan ini terjadi selama kunjungan ketiga Prabowo ke Washington sejak menjabat pada Oktober 2024.
Prabowo juga menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian, sebuah badan yang dibentuk untuk membantu membangun kembali dan menstabilkan Gaza. Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, telah menyatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan hingga 8.000 tentara untuk kemungkinan misi perdamaian ke wilayah tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!