Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Merangkak Naik

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Merangkak Naik Doc: ANTARA
Ket. Pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (19/2/2026).

JAKARTA – Dua komoditas pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yakni cabai merah besar dan bawang merah merangkak naik signifikan di awal Ramadan 1447 Hijriah.

Seorang pedagang cabai, Andi (35) mengatakan harga cabai merah besar saat ini mencapai Rp40.000 per kilogram (kg). Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam sepekan terakhir.

"Harga cabai merah besar hari ini Rp40 ribu per kilogram. Sekarang lagi lumayan naik, lumayan mahal. Sudah naik sejak sekitar semingguan, naiknya bertahap," kata Andi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (19/2).

Andi menjelaskan, sebelumnya harga cabai merah besar masih berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kg. Namun, seiring berkurangnya pasokan, harga terus merangkak naik.

"Awalnya sempat Rp25-30 ribu per kilogram, semakin naik, naik. Kalau naik itu berarti stoknya menipis. Kalau lagi mahal biasanya karena barangnya sedikit," ujar Andi.

Menurut Andi, fluktuasi harga cabai sangat bergantung pada ketersediaan stok di sentra distribusi.

Jika pasokan kembali melimpah, harga berpotensi turun. Sebaliknya, bila stok terbatas, harga bisa kembali mengalami kenaikan selama Ramadan.

"Perkiraan naik atau tidaknya selama Ramadan tergantung stok di lokasi pusat. Kalau banyak stoknya ya turun lagi harganya. Kalau stok sedikit bisa naik lagi," katanya.

Tak hanya cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.

Pedagang bawang merah, Aril (44) menyebutkan, harga bawang merah kupas saat ini dijual Rp42.000 per kg, sementara bawang merah dengan kulit, khususnya ukuran besar, mencapai Rp50.000 per kg.

"Harga bawang merah yang kupas Rp42 ribu per kilogram. Kalau yang kulit, yang besar-besar, sekitar Rp50 ribuan," katanya.

Menurut Aril, kenaikan harga mulai terjadi sejak 15–16 Februari 2026. Sebelumnya, harga bawang merah masih berada di kisaran Rp35.000 per kilogram.

Namun dalam tiga hari terakhir, harga melonjak menjadi Rp40.000 hingga Rp50.000 per kg. "Harganya ini sedang naik, mulai naik dari tiga hari lalu sekitar tanggal 15-16 Februari. Awalnya Rp35 ribuan per kilogram, sekarang sudah Rp40-50 ribuan," ujarnya.

​​​Aril menduga kenaikan harga disebabkan berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi, khususnya Brebes, Jawa Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tumpukan sampah di Sungai Kalibaru Bogor

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Tumpukan sampah di Sungai K...
Ekonomi
BPOM temukan jutaan kosmeti...
Luar Negeri
Mendagri Pakistan Kinjungi ...
Ekonomi
Jasa Marga catatkan laba be...

Siswa belajar di tenda darurat

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Siswa belajar di tenda darurat
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.