Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik! Pemkab Natuna Pastikan Bantuan Kesehatan Gratis Tetap Aman Lewat Penyesuaian Data PBI-JK

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 20:12 WIB | Oleh:
Kabar Baik! Pemkab Natuna Pastikan Bantuan Kesehatan Gratis Tetap Aman Lewat Penyesuaian Data PBI-JK Doc: Antara Foto
Ket. Kartu peserta JKN warga Natuna, Kepri, di Natuna, Kepri pada Februari 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan penyesuaian data peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna, Puryanti, di Natuna, Rabu, menjelaskan PBI-JK merupakan program pemerintah pusat yang memberikan jaminan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin.

Melalui program ini, peserta tidak perlu membayar iuran bulanan kepada BPJS Kesehatan karena seluruh biaya kepesertaan ditanggung oleh negara melalui skema subsidi yang telah ditetapkan.

Penyesuaian data tersebut dilakukan menyusul adanya perubahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Perubahan ini berdampak pada status kepesertaan, di mana lebih dari 2.000 jiwa dari total sekitar 20 ribu peserta JKN segmen PBI-JK di Natuna dinonaktifkan karena dinilai tingkat kesejahteraannya sudah berada di atas desil empat atau tidak lagi masuk kategori penerima manfaat.

"Ada sekitar 2.000 jiwa lebih peserta JKN segmen PBI JK yang dinonaktifkan," ucap dia.

Penyesuaian data dilakukan karena masih ada warga yang dinilai layak menerima bantuan. Salah satunya adalah lansia tunggal atau mereka yang hidup sendiri tanpa dukungan keluarga dan penghasilan tetap.

Ia menjelaskan, peserta lain yang dinonaktifkan namun menderita penyakit kronis dan merasa masih memenuhi syarat menjadi penerima manfaat dapat melapor ke Dinas Sosial.

Warga diminta membawa surat keterangan dari rumah sakit atau puskesmas yang menyatakan rutin menjalani pengobatan.

Dinas Sosial kemudian akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen tersebut. Jika hasil verifikasi menyatakan data valid, maka status kepesertaan JKN dapat diaktifkan kembali dan peringkat kesejahteraan akan sesuaikan.

"Penyesuaian desil banyak terjadi pada lansia tunggal yang terlantar, termasuk di antaranya yang mengidap penyakit kronis dan membutuhkan pengobatan berkelanjutan." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.