Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jateng Minta Penanganan Longsor Ungaran Timur Tuntas Sepekan

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Gubernur Jateng Minta Penanganan Longsor Ungaran Timur Tuntas Sepekan Doc: ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi tanah longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2).

SEMARANG -- Terkait longsor di Perumahan Delta Asri Leyangan Ungaran Timur, sejumlah bantuan sudah diterjunkan, baik oleh Pemerintah Kabupaten Semarang maupun Pemerintah Provinsi Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta penanganan tanah longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, tuntas dalam sepekan ke depan.

"Dari PUPR sudah melakukan kajian. Saya bilang jangan lama-lama melakukan kajian, masyarakat sudah menunggu, biar nanti antara satu RW dengan RW lainnya terhubung," katanya, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi tanah longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur.

Ia langsung memberikan instruksi kepada dinas terkait agar penanganan longsor yang memutuskan konektivitas antarkampung itu segera tuntas dalam sepekan.

Menurut dia, Pemprov Jateng maupun pemerintah kabupaten/kota secara umum sudah melakukan berbagai upaya mitigasi bencana, meliputi pemetaan lokasi-lokasi rawan longsor, tanah bergerak, banjir, dan rob.

"Mitigasi sudah. Setiap daerah memiliki karakteristik berbeda-beda, penanganan juga berbeda, dan kecepatan itu perlu," katanya.

Ia mengatakan bahwa kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi masalah apapun, termasuk penanganan bencana.

"Ini bentuk kolaborasi yang kompak ya di Kabupaten Semarang ini. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, ada Tagana, TRC, kemudian semua komponen masyarakat bahu-membahu dalam mengatasi masalah," katanya.

Peningkatan kesadaran masyarakat, organisasi masyarakat, dan seluruh instansi untuk bergotong royong, kata dia, sangat diperlukan dalam kesiapsiagaan bencana.

Terutama, Taruna Siaga Bencana (Tagana) di 35 kabupaten/kota yang harus selalu siap bergerak, termasuk pimpinan daerahnya.

"Bentuk hadirnya negara adalah bagaimana antara komponen masyarakat bersama-sama untuk bahu-membahu, tidak boleh ada yang menyalahkan. Inilah namanya penyelesaian problem bersama," katanya, didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Terkait longsor di Perumahan Delta Asri Leyangan Ungaran Timur, sejumlah bantuan sudah diterjunkan, baik oleh Pemerintah Kabupaten Semarang maupun Pemerintah Provinsi Jateng.

Pemkab Semarang menerjunkan crane untuk membantu menurunkan karung pasir dan mengangkat beton jembatan roboh, sedangkan Pemprov Jateng memberikan bantuan berupa penanaman bibit pohon, 100 sepatu boots kepada relawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.