Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bantul: Kenaikan Harga Bahan Pokok tak Lampaui Daya Beli

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 16:18 WIB | Oleh:
Bupati Bantul: Kenaikan Harga Bahan Pokok tak Lampaui Daya Beli Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Pedagang kebutuhan bahan pokok di pasar rakyat wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL -- Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok jelang bulan Ramadhan 1447 Hijriah di daerah ini tidak akan melampaui daya beli masyarakat.

"Kita optimistis bahwa walaupun terjadi lonjakan harga sembako karena terjadi tarikan permintaan yang kuat, InsyaAllah tidak sampai pada tingkat yang melampaui daya beli masyarakat," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Selasa.

Menurut dia, kenaikan harga bahan pokok strategis di pasar jelang bulan puasa merupakan kondisi yang wajar karena permintaan terhadap bahan pokok mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasa.

Namun, kata Bupati, pergerakan harga sembako sejauh ini masih dalam tahap wajar karena mengikuti dinamika pasar, tetapi harganya masih tetap terjangkau masyarakat.

"Kenaikan harga hampir dipastikan ada kenaikan, seperti biasa siklus tahunan yang biasa saja, yang penting kenaikannya itu tidak sampai melampaui daya beli rata rata masyarakat Bantul," katanya.

Meskipun demikian, kata dia, pemerintah kabupaten melalui instansi terkait seperti Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) dan Dinas Pertanian Bantul akan rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar.

"Jadi terutama DKUKMPP, Dinas Pertanian itu tiap hari memantau dan mengupdate harga harga sembako dan bahan pokok strategis di pasar pasar, sehingga nanti dari hari ke hari kita pasti tahu pergerakan harganya," katanya.

Dari hasil pemantauan sementara oleh pegawai, kata dia, saat ini tidak terjadi lonjakan harga signifikan, bahkan untuk stok bahan pokok di pasar relatif aman dan mencukupi kebutuhan.

"Dan untuk sementara ini dilaporkan stok bahan pokok itu aman, bahkan untuk beras itu sangat aman, sehingga kita tinggal menjaga saja dan memantau dari waktu ke waktu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.