Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Ingin Pelestarian Budaya Betawi Melalui Pendidikan Dasar dan Ekonomi Kreatif

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 19:25 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Ingin Pelestarian Budaya Betawi Melalui Pendidikan Dasar dan Ekonomi Kreatif Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur Pramono mendorong penguatan pendidikan muatan lokal kebetawian di sekolah dasar. Ia menilai pengenalan budaya sejak dini penting agar generasi muda memahami akar identitasnya.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum Mohammad Hoesni Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/2) sore. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Betawi di tengah transformasi Jakarta menuju kota global.

Ia menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi bersama Majelis Kaum Betawi dalam forum tersebut. Pemerintah DKI, kata dia, akan terus mengambil langkah konkret dalam pelestarian budaya Betawi.

"Saya beruntung dan bersyukur bisa bersama Majelis Kaum Betawi menyelenggarakan Silaturahmi Akbar Kaum Betawi ini. Pemerintah DKI Jakarta terus berkomitmen menjaga dan mengembangkan budaya Betawi melalui berbagai langkah konkret yang kita lakukan," tuturnya.

Pramono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat cagar budaya Betawi, baik yang berskala besar maupun kecil. Menurutnya, pelestarian tidak boleh hanya berfokus pada simbol besar semata.

"Cagar-cagar budaya Betawi mari kita cari kembali. Yang kecil-kecil juga tidak apa-apa, kita rawat bersama. Jangan hanya yang besar seperti museum ini saja. Dengan nama besar M.H. Thamrin, seharusnya pengelolaannya bisa lebih baik lagi, termasuk akses masuknya," imbuhnya.

Ia menegaskan Pemprov DKI akan memastikan sanggar-sanggar seni budaya Betawi di berbagai wilayah tetap mendapatkan dukungan agar terus aktif. Keberadaan sanggar dinilai menjadi ruang penting untuk regenerasi dan penguatan identitas budaya Betawi.

Selain itu, Pramono mendorong penguatan pendidikan muatan lokal kebetawian di sekolah dasar. Ia menilai pengenalan budaya sejak dini penting agar generasi muda memahami akar identitasnya.

"Yang saya inginkan adalah pendidikan muatan lokal. Ini yang belum pernah dilakukan secara optimal. Saya meminta muatan lokal kebetawian diajarkan di pendidikan dasar kita karena budaya Betawi begitu kaya," ujarnya.

Pada aspek ekonomi, ia juga mengajak masyarakat untuk memberdayakan ekonomi kreatif berbasis budaya Betawi. Pelaku UMKM, menurutnya, perlu didorong agar mampu meningkatkan kualitas pengemasan, pemasaran, dan strategi penjualan produk.

"Supaya UMKM kita mulai belajar mengenai bagaimana pengemasan yang baik, penjualan yang baik, dan pemasaran yang baik," ucapnya.

Terkait sosok Mohammad Hoesni Thamrin, Pramono mengingatkan pentingnya meneladani nilai perjuangannya. Ia menilai M.H. Thamrin bukan hanya simbol budaya Betawi, tetapi juga pejuang yang menjunjung tinggi keadilan dan martabat bangsa.

"M.H. Thamrin adalah Pahlawan Nasional yang mengingatkan kita bahwa Betawi bukan hanya soal budaya, tetapi juga melahirkan pejuang yang menjunjung tinggi keadilan dan martabat bangsa," katanya.

Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh Betawi, tokoh masyarakat, alim ulama, budayawan, serta seluruh warga yang hadir. Ia berharap silaturahmi tersebut semakin memperkuat komitmen bersama dalam merawat warisan budaya Betawi.

"Melalui acara ini, saya berharap kita semua dapat terus merawat warisan budaya Betawi dan menjadikan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budayanya," urainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.