Jembatan Lengkung Kalimalang Bekasi Rampung, Kendaraan Sudah Bisa Lewat
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 12:15 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Instagran@bekasikeren
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada hari Selasa (10/2) meresmikan Jembatan Kalimalang sebagai bagian dari penataan kawasan strategis yang mengintegrasikan fungsi transportasi, pariwisata, dan pelestarian lingkungan.
Peresmian ini menjadi tonggak awal pengembangan kawasan Kalimalang yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemkot Bekasi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target.
“Kami berkomitmen agar pekerjaan ini dapat terselesaikan dengan baik dan progresnya sudah bisa terlihat sebelum Agustus. Harapannya, pada 17 Agustus nanti kawasan ini sudah dapat dimanfaatkan secara simbolis,” ujar Tri Adhianto, dikutip dari laman Pemkot Bekasi.
Ia mengatakan, pembangunan Jembatan Kalimalang mendapat dukungan langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, termasuk tambahan komitmen pembangunan infrastruktur pendukung.
Ia melanjutkan setelah jembatan tersebut dioperasikan, pemkot akan membongkar dua jembatan lama dan membangun satu jembatan melengkung di sisi yang mendekati kawasan Primaya. “Ini kami lakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” kata Tri.
Pemkot Bekasi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk penataan pedestrian di kawasan Kalimalang. Penataan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bekasi, serta pihak-pihak terkait seperti BJT dan MBWCC dalam pengelolaan kawasan secara terpadu.
Penataan jembatan dan akses di kawasan Kalimalang menjadi bagian dari penerapan manajemen transportasi perkotaan. Selama ini, jarak antarjembatan yang terlalu berdekatan dinilai menghambat arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Ke depan, dari kawasan MM hingga Sumber Harta hanya akan ada lima jembatan guna menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan efisien.
“Kalimalang merupakan jalur strategis yang menghubungkan Jawa Barat dan DKI Jakarta. Jika penataan ini dilakukan secara berkelanjutan lintas wilayah, maka kemacetan dapat ditekan dan waktu tempuh akan semakin efisien,” jelas Tri.
Selain sebagai koridor transportasi dan kawasan wisata, Kalimalang juga memiliki peran vital sebagai sumber pasokan air minum bagi masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mutu baku air di kawasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!